Diduga Lupa Matikan Kompor, Dua Ruko di Sebuku Ludes Terbakar

Nunukan51 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kebakaran kembali melanda Sebuku, kali ini dua unit rumah toko (Ruko) milik keluarga H. Salim di Jalan Poros Provinsi Simpang 3 RT 03 Desa Apas Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan ludes dilalap si jago merah, pada Senin (29/12/2025).

Komandan Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Sebuku, Emanuel Eman mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan sementara kebakaran disebabkan oleh kelalaian atau lupa mematikan kompor saat memasak di rumah kayu milik H. Salim yang disewa oleh Andi.

“Saat memasak mie, Andi meninggalkan dapur ke depan rumah untuk melayani pembeli, karena kebetulan Andi memiliki usaha yang berjualan makanan atau roti bakar,” ungkap Emanuel.

Baca Juga :  Pelaku Pembuang Jasad Bayi di Sebatik Dilidik Polisi, Telusuri lewat CCTV hingga Klinik Bersalin

Menurutnya, Andi lupa mematikan kompor hingga akhirnya api diluar pengawasan dan tidak terkendali, ditambah rumah yang terbakar merupakan bahan kayu maka dengan cepat api menyala dan membesar.

“2 unit yang posisinya berdekatan itu merupakan rumah milik H. Salim,” kata Emanuel.

Menurut Eman, untuk menjinakkan kobaran api membutuhkan 3 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, 1 dari Kecamatan Sebuku dan 1 lagi dari Kecamatan Tulin Onsoi dan 1 unit mobil tangki Damkar Sembakung. Damkar juga dibantu oleh 3 unit mobil tangki/profil Air Milik Masyarakat Setempat.

Baca Juga :  Tantangan Baru Peredaran Narkoba di Perbatasan, Jaringan Pengedar Dinilai Semakin Adaptif

Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 1 jam, banyak warga dan aparat keamanan juga ikut membatu dan terlibat dalam proses pemadaman.

Eman menambahkan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp. 1.700.000.000.

“Dua minggu lalu kebakaran di daerah dan jalan yang sama mengakibatkan 5 ruko terbakar, hari ini kembali terjadi kebakaran di seberangnya. Untuk itu kami dari pemadam kebakaran menghimbau kepada warga, untuk waspada dan berhati-hati terhadap musibah kebakaran, karena kebakaran tidak mengenal waktu dan tempat,” tutup Emanuel. (*)

Baca Juga :  Selundupkan Sabu ke Pulau Nunukan, Pria Asal Sebatik Barat Diamankan Polisi di Pelabuhan Bambangan

Reporter : Soni Irnada

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *