Satu Rumah di Desa Pelita Malinau Terbakar Dini Hari, Satu Keluarga Selamat

benuanta.co.id, MALINAU – Kebakaran yang melanda sebuah rumah di Desa Pelita Kanaan RT 06, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Senin (22/6/2026) dini hari, membuat satu keluarga kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta bendanya. Beruntung, tujuh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 03.03 Wita dari seorang warga bernama Yukaf. Dua menit kemudian petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba pada pukul 03.08 Wita.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati kobaran api sudah membesar dan melahap sebagian besar bangunan rumah milik David yang berada di Desa Pelita Kanaan RT 06, Kecamatan Malinau Kota.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dan penyelamatan secara cepat dan terkoordinasi. Setelah api berhasil dipadamkan, proses pendinginan dilanjutkan hingga pukul 05.00 Wita untuk memastikan tidak ada lagi titik api maupun bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Anak pemilik rumah, David Steven Naming, mengatakan keluarganya tidak memiliki banyak waktu untuk menyelamatkan barang-barang karena api dengan cepat membesar.

“Kami kena musibah, dengan keadaan kebakaran ini, semua barang-barang tidak kami sempat selamatkan karena cepat betul api ini. Kami menyelamatkan jiwa kami semuanya. Yang penting kami selamat,” ujarnya.

David mengaku bersyukur seluruh anggota keluarganya berhasil keluar dari rumah dalam keadaan selamat meskipun harus kehilangan seluruh harta benda yang ada di dalam rumah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petugas pemadam kebakaran yang dinilai sigap menangani peristiwa tersebut.

“Syukurlah Damkar datang secepat-cepatnya mengatasi api ini. Terima kasih untuk Pemerintah Daerah Malinau,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Diasen, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 Wita dan menghanguskan satu unit rumah tinggal.

Menurut laporan petugas di lapangan, saat kejadian terdapat tujuh orang penghuni berada di dalam rumah. Seluruhnya berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka.

“Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh petugas, titik awal munculnya api diduga berasal dari salah satu kamar tidur. Sementara keterangan sementara dari istri pemilik rumah, Meilina, menyebut kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

“Untuk saat ini masih dugaan disebabkan oleh listrik. Saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau mengerahkan enam armada yang terdiri dari unit tembak sektor Kota, sektor Barat dan sektor Utara, satu unit mobil rescue, mobil komando, serta mobil suplai sektor induk.

Akibat kebakaran tersebut, seluruh harta benda milik penghuni rumah dilaporkan tidak sempat diselamatkan. Selain kerugian materiil, para korban juga mengalami dampak psikologis berupa kepanikan dan ketakutan pascakejadian.

Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya kebakaran sehingga petugas dapat bergerak lebih cepat dan meminimalkan kerugian.

“Kami menyampaikan kepada masyarakat bila melihat atau mengetahui agar segera menghubungi petugas, karena semakin waktu terbuang, semakin besar kerugian yang diakibatkan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *