Letak Geografis Kaltara Strategis Sebagai Jalur Tikus Penyeludupan Barang Ilegal

Kabar Kaltara339 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Peredaran kosmetik, makanan minuman kemasan dari luar negeri yang terus-menerus masuk ke Provinsi Kalimantan Utara secara ilegal, dinilai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Tarakan Herianto Baan, masalah letak geografis Kaltara sangat dekat dengan Tawau-Malaysia.

“Kemudian setelah itu kita juga berbatasan dengan Kalimantan Timur, dan kalau kita lihat Tawau ini pintu masuk yang luar biasa. Kalau kita lihat Sebatik ini dulu biasanya pintu masuk TKI-TKI ilegal mau ke Malaysia lewat Sebatik,” ucapnya Rabu (23/11/2022).

Baca Juga :  Karhutla di Bulungan Seluas 515 Ha, BPBD Kaltara Belum Tau Penyebabnya

Lebih lanjut, Herianto mengatakan di Sebatik sangat banyak pelabuhan tidak resmi dan pelabuhan “tikus”.

“Waktu saya baru dipindahkan tugas ke Tarakan ini. Saya kunjungan ke Sebatik dan setelah saya lihat kondisi di sana memang luar biasa setengah matinya pengawasan di Sebatik itu karena pelabuhan tikus itu banyak di sana. Belum lagi dari Tawau bisa langsung ke Nunukan. Tidak mungkin sepanjang perbatasan ini bisa kita kapal,” ungkapnya.

Baca Juga :  KKB 2026 Dorong UMKM Kaltara Naik Kelas dan Tembus Pasar Luar Daerah

Adapun pihaknya sudah komunikasi kerja sama dengan tim Bea Cukai di Sebatik untuk bantu lakukan pengawasan peredaran produk ilegal.

“Karena terlalu banyak pelabuhan tikus di sana ini menjadi tantangan seluruh stakeholder kita yang ada. Supaya jangan sampai produk-produk ini tidak memenuhi syarat dari Malaysia menuju Sebatik, Nunukan lalu ke Tarakan menuju ke Kalimantan Timur,  Kalimantan Selatan lalu ke Sulawesi,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Data Sementara Luasan Kebakaran Lahan dan Hutan di Kaltara Capai 1.076,93 Hektare

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *