BMKG Pusat Kenalkan INA-WIS, Bisa Pantau Cuaca Hingga Letak Daerah Tangkap Ikan

Kabar Kaltara280 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat melakukan kunjungan ke Kota Tarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman cuaca bagi masyarakat, Sabtu (5/2/2022).

Peningkatan pemahaman dilakukan BMKG pusat dengan sekolah lapang cuaca perairan bersama dengan Kementrian Perhubungan Laut, Basarnas dan unsur lainnya di Kantor BMKG Kota Tarakan.

Kepala Meteorologi Maritim BMKG Pusat, Eko Prasetyo menjelaskan hal ini dilakukan karena Kota Tarakan termasuk daerah maritim yang dikelilingi oleh perairan.

Baca Juga :  Selundupkan Narkotika Jenis Etomidate ke Kaltara, Dua Selebgram Asal Tarakan Diamankan Polisi di Pelabuhan SDF

“Sekolah lapang ini dilakukan karena aktivitas masyarakat Tarakan juga sebagian besar berada di pelayaran. Makanya kita hadir memberikan informasi penting terkait keselamatan dan perencanaan berlayar” jelasnya, Sabtu (5/2/2022).

Menurutnya sebelum berlayar, masyarakat harus mampu merencanakan aktivitas sebelum melaut. “Pengguna transportasi laut harus bisa merencanakan aktivitasnya, agar pengiriman barang dari pulau ke pulau tidak terjadi laka laut, logistik bisa sampai selamat,” tuturnya.

Dalam sekolah lapang ini, masyarakat harus mengenal Indonesian Weather Information for Shipping (INA-WIS) yang bertujuan untuk mengetahui informasi cuaca maritim selama 10 hari ke depan, informasi pelayaran port to port dan juga menyediakan informasi daerah tangkapan ikan.

Baca Juga :  SK Tarif Ojol Terbit, SePOI Desak Pemprov Kaltara Awasi Transaksi Aplikator

“Dari sini bukan hanya cuaca, nelayan juga bisa mengambil ikan di kawasan daerah tangkap sehingga status pencari ikan berubah menjadi penangkap ikan,” ungkap Eko.

Eko melanjutkan, bahwa nantinya INA-WIS akan sangat berguna karena di dalamnya memuat informasi seputar pelayaran.

“Seperti tinggi gelombang, arah angin dan kecepatan laut serta daerah tangkap ikan dan dampak terhadap empat jenis kapal seperti kapal nelayan, ferry, cargo dan tongkang,” tuturnya.

Baca Juga :  Apresiasi 8 Tahun Kiprah Benuanta, Muhammad Nasir: Media Terpercaya Dibutuhkan untuk Kemajuan Kaltara

“Kami sudah koordinasikan ini ke masyarakat melalui kerjasama antar stakeholder. Tentunya semua ini dikawal oleh stakeholder selain BMKG, ada Dirjen perhubungan laut, Basarnas dan sebagainya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *