benuanta.co.id, TARAKAN – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Tarakan menggelar kegiatan memperingati Maulid Nabi Muhammad di Alaska jalan Gajah Mada, Sabtu (6/11). Tausiah Maulid Nabi disampaikan oleh Said Munir.
Kehadiran Said Munir yang merupakan pensiunan Polri ini cukup menyita perhatian. Pasalnya, Said menyatakan diri di hadapan kader PKS siap memperkuat PKS Tarakan dan berjuang bersama sebagai politikus.
Ketua PKS Tarakan, Darmanto membenarkan langkah Said Munir bergabung dengan PKS. “InsyaAllah beliau akan bergabung ke dalam barisan PKS, sebelumnya kita sudah pendekatan, kita ajak bergabung ke PKS dan hari ini disampaikan kepada kader dan ke masyarakat beliau resmi bergabung ke dalam PKS,” ungkap Darmanto dalam konferensi pers.
Sementara itu, Ketua Majelis Pertimbagan Wilayah PKS Kaltara, Syamsuddin Arfah menuturkan, Said Munir memiliki kapasitas dan integritas untuk bergabung bersama PKS. Menurutnya, sosok seperti ini yang diharapkan partai.
“Secara kapasitas dan integritasnya ada, kami sangat mengharapkan orang seperti itu bergabung dengan PKS, dengan pengalaman beliau di kepolisian dan lainnya dengan begini memperkuat kita,” ungkapnya.
Said Munir, lanjut anggota DPRD Kaltara ini, diharapkan mendongkrak kursi DPRD Tarakan dari fraksi PKS di dapil Tarakan Tengah sehingga mampu mendapatkan 2 kursi. Syamsuddin mengapresiasi bergabungnya kader baru PKS tersebut.
“Bicara tentang proyeksi kursi di Tarakan, dapil Tarakan tengah bisa dapat 2 kursi, kita berharap bisa satu fraksi dan pimpinan dewan,” tukasnya.
Ditambahkan Darmanto, target PKS bisa memperoleh 5 kursi di DPRD Tarakan. Setelah bergabungnya Said Munir, PKS Tarakan semakin optimis untuk mendapatkan target itu.
Sementara itu, Syamsuddin Arfah pada kegiatan Maulid Nabi yang digelar PKS ini mengatakan, momentum Maulid Nabi ini menginspirasi kita dalam rangka mengikuti jejak Nabi, melakukan perbaikan.
“Salahuddin Al Ayyubi bisa menguasai Al Quds inspirasinya dari Maulid Nabi, kita buat acaranya di sini dengan inspirasi Maulid Nabi,” tuturnya.
Said Munir mengatakan, alasan ia bergabung dengan PKS Tarakan karena ingin berkiprah di tengah masyarakat melalui parpol.
“Saya ingin berkiprah bersama-sama, memberikan waktu untuk memikirkan masyarakat, untuk hal-hal yang membuat masyarakat itu memenjadi terbangun, menjadi maju dan taqwa kepada Allah SWT sehingga kehidupannya bisa aman tertib dan sejahtera di lingkungan semuanya,” ujarnya.
Said Munir mengakui kenal dengan PKS setelah ia pensiun dari tugasnya sebagai anggota Polri. “Saya kenal PKS setelah pensiun, kita sering ketemu lalu ngobrol, mudah-mudahan dengan dukungan semuanya untuk kiprah saya di PKS,” jelas pria pernah mondok di pesantren tersebut.
“Saya dilatarbelakangi dari pesantren, secara psikologi itu terpaut dengan keagamaan. PKS cocok dengan hati saya,” pungkasnya.(*)
Editor: Ramli







