Sidak Takjil se-Kaltara, BPOM Periksa 80 Sampel

benuanta.co.id, TARAKAN – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan memastikan hasil pengawasan pangan siap saji selama Ramadan di empat kabupaten dan kota di Kalimantan Utara (Kaltara) aman dikonsumsi.

Dari total 80 sampel takjil yang telah diperiksa, seluruhnya dinyatakan memenuhi syarat.

Kepala BPOM di Tarakan, Iswadi, menjelaskan pengawasan telah dilakukan di Bulungan, Malinau, Tana Tidung, dan Tarakan.

Baca Juga :  Rektor Unsoed Terjaring OTT Kasus Suap Kedokteran, Mukhlis Ramlan Desak Investigasi Menyeluruh di Semua Universitas

“Di Bulungan 30 sampel, Malinau 15, Tana Tidung 15, dan di Tarakan targetnya 20. Hasil sementara semuanya memenuhi syarat,” ujarnya.

Ia merinci, pengujian dilakukan terhadap kemungkinan kandungan bahan kimia berbahaya pada pangan. Selain itu, pihaknya juga memeriksa mikrobiologi itu terkait kebersihan, dan kebersihan pedagang yang saat ini sudah memenuhi standar.

Baca Juga :  Reklamasi dan Revegetasi Jadi Perhatian Pemprov Kaltara untuk Jaga Lingkungan

Menurutnya, terdapat perbaikan signifikan dari sisi penyajian. Takjil kini rata-rata sudah dikemas dalam kotak tertutup sehingga meminimalkan risiko kontaminasi.

BPOM Tarakan sendiri membawahi lima kabupaten dan kota di Kaltara. Untuk wilayah Nunukan, pengawasan dijadwalkan dalam waktu dekat agar jika ditemukan pelanggaran dapat segera diantisipasi.

Iswadi juga mengingatkan pedagang agar tidak memasak terlalu jauh dari waktu konsumsi.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Sambut Baik Rencana Pemerintah Pusat Tanggung Gaji PPPK

“Pangan siap saji itu dibuat hari itu dan harus habis hari itu. Jangan terlalu lama rentang antara dimasak dan dimakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Sunny Celine T

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *