Peserta Mancanegara Ramaikan Balapan Speedboat di Tarakan, Gubernur Ingin Kompetisi Naik Kelas

benuanta.co.id, TARAKAN – Speedboat Race di perairan Tarakan, Ahad (23/8/2026), tak hanya diramaikan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan. Perlombaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-1 Kodaeral XIII itu turut menarik peserta dari luar negeri, memperlihatkan peluang olahraga speedboat Kaltara berkembang ke level yang lebih luas.

Koordinator lomba sekaligus Dan Satrol Kodaeral XIII, Kolonel Laut (P) Nurfarit Syarifudin, mengatakan peserta yang ambil bagian berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Tarakan, Balikpapan, Samarinda, Penajam, Nunukan hingga Sebatik. Kehadiran peserta tersebut menunjukkan jangkauan perlombaan yang cukup luas.

“Speedboat Race ini diikuti oleh 39 speedboat berasal dari Tarakan, Balikpapan, Samarinda, Penajam, Nunukan, serta Sebatik hingga perbatasan Indonesia-Malaysia,” ungkapnya.

Selain peserta dari berbagai daerah di Kalimantan, perlombaan tersebut juga mendapat perhatian dari peserta mancanegara. Dalam keterangannya, disebutkan peserta dari Malaysia hingga Singapura turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kalau ini kan yang pesertanya bukan hanya dari Tarakan, bahkan dari luar negeri itu. Kami dengar tadi dari Malaysia hingga Singapura juga ada,” bebernya.

Baca Juga :  Rektor Unsoed Terjaring OTT Kasus Suap Kedokteran, Mukhlis Ramlan Desak Investigasi Menyeluruh di Semua Universitas

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum, menilai keterlibatan peserta dari berbagai wilayah menjadi hal positif bagi perkembangan olahraga speedboat di Kaltara. Menurutnya, semakin luas peserta yang terlibat, semakin besar pula peluang event tersebut dikenal di luar daerah.

“Ini pesertanya luar biasa, hampir seluruh Kalimantan ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Menurut Gubernur Zainal, kehadiran peserta dari luar daerah hingga mancanegara dapat menjadi bagian dari upaya memperkenalkan Kaltara melalui kegiatan olahraga. Perlombaan tidak hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga mempertemukan masyarakat sekaligus memperkenalkan potensi daerah.

“Kita ingin olahraga ini dan pariwisata dapat berjalan beriringan ketika masyarakat datang menyaksikan pertandingan, menikmati suasana dan kemeriahan kegiatan,” katanya.

Gubernur Zainal melihat potensi tersebut semakin kuat karena Kaltara memiliki karakter wilayah yang sangat dekat dengan laut dan perairan. Kondisi geografis itu dapat menjadi modal untuk mengembangkan kegiatan olahraga air yang sekaligus memiliki nilai wisata.

Baca Juga :  Pick Up Hantam Truk Parkir di Jalan Poros Bulungan-Malinau, Satu Orang Meninggal Dunia

“Kalimantan Utara dianugerahi kekayaan alam, bentang sungai yang megah, kawasan pesisir dan wilayah maritim yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi daya tarik sport tourism berbasis maritim,” tegasnya.

Ia berharap perlombaan speedboat dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi kegiatan yang berlangsung sesekali. Dengan semakin luasnya peserta yang terlibat, Gubernur Zainal menilai event tersebut memiliki peluang untuk berkembang menjadi agenda wisata yang lebih dikenal.

“Saya berharap turnamen-turnamen seperti ini dapat terus dikembangkan menjadi agenda kalender wisata daerah yang mampu mempromosikan Provinsi Kalimantan Utara ke kancah yang lebih luas,” bebernya.

Menurut Gubernur Zainal, semakin besar sebuah kegiatan dan semakin banyak masyarakat yang datang, semakin besar pula peluang manfaatnya dirasakan oleh masyarakat lokal. Aktivitas wisata yang tumbuh dari sebuah event dapat ikut menggerakkan berbagai sektor ekonomi di sekitarnya.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Sambut Baik Rencana Pemerintah Pusat Tanggung Gaji PPPK

“Pada saat yang sama urat nadi perekonomian lokal turut berdenyut, para pelaku UMKM, pedagang kecil, penyedia jasa angkutan hingga berbagai sektor ekonomi kira-kira pasti akan memperoleh manfaat dari kegiatan ini,” imbuhnya.

Karena itu, Gubernur Zainal menilai setiap kegiatan yang dikembangkan di daerah perlu memiliki dampak yang lebih luas, bukan hanya menghadirkan kemeriahan. Menurutnya, keberhasilan sebuah event juga dapat dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

“Setiap perhelatan acara harus mampu menghadirkan kegembiraan sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat kecil,” lanjutnya.

Dengan peserta yang datang dari berbagai wilayah Kalimantan hingga mancanegara, Speedboat Race dinilai memiliki modal untuk berkembang menjadi event dengan jangkauan yang lebih luas. Gubernur Zainal berharap perkembangan tersebut dapat membawa nama Kaltara semakin dikenal melalui olahraga dan potensi maritimnya.

“Mari kita dukung kegiatan positif yang mampu menggerakkan masyarakat, menghidupkan ekonomi lokal dan memperkuat semangat kebersamaan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *