Gubernur Instruksikan Perketat Pintu Masuk Wilayah Kaltara

TANJUNG SELOR – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) yang terus bertambah, menjadi perhatian Pemprov Kaltara di bawah kepemimpinan Gubernur Zainal Arifin Paliwang dan Wakil Gubernur Yansen TP.

Salah satu upaya penanganan yang dilakukan, yakni memperketat pengawasan di jalur-jalur masuk ke Bumi Benuanta –sebutan Kaltara. Dengan membuat posko penanganan COVID-19. Di antaranya di Kilometer 57 Jalan Poros Bulungan-Berau, yang akan dimulai pada Sabtu (20/2/2021).

Baca Juga :  Sistem Manajemen Talenta, ASN Pemprov Kaltara Dinilai lewat Mekanisme 360 Derajat

Dikatakan Zainal, dibentuknya posko-posko tersebut, juga sesuai pesan Presiden Joko Widodo ketika dirinya dilantik bersama Yansen di Istana Negara, beberapa hari lalu. Yakni meminta kepala daerah fokus pada penanganan COVID-19, agar penyebarannya tidak semakin masif.

“Instruksi Presiden salah satunya yang jadi prioritas utama masalah penanganan COVID-19,” ujar Zainal, Kamis (18/2/2021).

Baca Juga :  Gelar FGD Bareng BRIN, Sekprov Kaltara Dorong Model Otonomi Khusus Wilayah Perbatasan

Setiap orang yang melintas di posko penanganan COVID-19, lanjut Zainal, wajib menunjukkan surat bebas COVID-19. Jika tidak dapat menunjukkan surat bebas COVID-19, tidak diperkenankan masuk ke Kaltara.

Namun demikian, ia juga mengatakan, di posko tersebut, juga akan disiapkan pelayanan bagi masyarakat yang keluar masuk Kaltara dan Kaltim.

“Nanti petugas akan melakukan pemeriksaan juga di ruangan pelayanan. Kalau ada yang positif COVID-19, tidak boleh lewat, dan langsung disuruh putar balik,” ujarnya. (*)

Baca Juga :  Kredit UMKM Kaltara Menyusut, NPL Tembus 7,12 Persen

Editor : M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *