PSSI Petakan Kekuatan Skuad Garuda Menuju Piala Dunia 2030

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mulai memetakan kekuatan skuad Timnas Indonesia atau Garuda untuk mencapai kedalaman skuad menuju Piala Dunia 2030.

“Kita harus memiliki tiga tim yang masing-masing terdiri dari 11 pemain, atau setidaknya dua kelompok berisi 11 pemain dengan kualitas yang relatif setara,” kata Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa dari hasil pemetaan awal, posisi penjaga gawang dinilai sudah mumpuni dengan dua opsi utama. Sektor bek tengah pun dianggap cukup, meski berpeluang ditambah satu amunisi baru. Sementara itu, bek kiri memiliki opsi melimpah.

Baca Juga :  Calvin Verdonk Langsung Fokus untuk Lille setelah Bawa Indonesia Juara

Masalah utama, kata dia, justru ada di bek kanan yang stoknya terbatas akibat badai cedera. Tambahan amunisi juga diperlukan untuk lini tengah, penyerang, hingga sektor sayap.

“Di lini tengah, mungkin ada tiga pemain yang konsisten, tetapi kita masih membutuhkan dua pemain lagi. Belum lagi kebutuhan di posisi penyerang dan sayap,” katanya.

Erick juga membandingkan kedalaman Timnas Indonesia dengan Jepang yang memiliki sekitar 100 pemain yang bermain di liga-liga Eropa, 12 pemain yang bermain di Liga Inggris.

Baca Juga :  Legenda MU dan Arsenal siap Bertarung di SUGBK Jakarta

Menurutnya, kedalaman skuad yang matang membuat Timnas Jepang tidak mengkhawatirkan kedalaman skuad ketika ada pemain yang mengalami cedera.

Erick menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemain yang merumput di luar negeri dan di kompetisi domestik. Pemetaan ini akan terus dievaluasi bersama Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman dan Badan Tim Nasional.

Indonesia yang kini berada di peringkat ke-21 Asia berpeluang langsung lolos ke putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030 Zona Asia tanpa perlu melewati putaran pertama.

Baca Juga :  Lawan Arsenal, Verdonk Berpeluang jadi Pemain Indonesia Pertama di UCL

Indonesia diproyeksikan mengisi Pot 3 bersama Kirgistan, Lebanon, Korea Utara, Malaysia, Kuwait, Filipina, dan India. Jika mengacu format lama, Indonesia tidak akan berada satu grup dengan negara-negara di pot yang sama.

Pengundian putaran pertama dan kedua dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember 2026, sedangkan laga putaran kedua akan digelar September 2027 hingga Maret 2028.

Sumber : Antara