Wisman dan Hunian Hotel Kaltara Menurun, Perjalanan Wisatawan Domestik Malah Meroket

benuanta.co.id, BULUNGAN — Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Utara pada Juli 2026 mengalami penurunan. Pada periode tersebut, tercatat 1.486 kunjungan, turun 186 kunjungan dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 1.672 kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara Mustaqim mengatakan, penurunan kunjungan wisman tersebut terjadi bersamaan dengan turunnya tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Kaltara.

“Untuk wisman pada Juli tercatat 1.486 kunjungan, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang sebanyak 1.672 kunjungan,” kata Mustaqim, Jumat (25/9/2026).

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Minta ASN Perbarui Data untuk Penerapan Manajemen Talenta

Sementara itu, aktivitas perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) justru mengalami peningkatan. BPS mencatat sebanyak 166.810 perjalanan wisnus pada Juli 2026, naik 9,06 persen dibandingkan Juni yang mencapai 152.956 perjalanan.

Menurut Mustaqim, peningkatan perjalanan wisnus menunjukkan aktivitas perjalanan domestik di Kaltara tetap bergerak meski kunjungan wisatawan mancanegara mengalami penurunan. Dari sisi akomodasi, TPK hotel bintang pada Juli 2026 tercatat 53,95 persen. Angka tersebut turun 5,26 poin dibandingkan Juni yang mencapai 59,21 persen.

Baca Juga :  Hasil Permodelan Mangrove Terintegrasi Tambak di Kaltara: Panen Udang Windu di Liagu Tembus 370 Kg

Sementara TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya berada di angka 28,19 persen atau turun 2,76 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 30,95 persen.

Secara keseluruhan, TPK hotel bintang, nonbintang dan akomodasi lainnya di Kaltara pada Juli 2026 mencapai 31,75 persen. Angka itu turun 3,11 poin dibandingkan Juni 2026 yang berada di level 34,86 persen.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Percepat Manajemen Talenta ASN, Karier Pegawai Bakal Lebih Transparan

Mustaqim mengatakan, data tersebut menggambarkan perkembangan aktivitas pariwisata Kaltara selama Juli 2026, baik dari sisi kunjungan wisatawan maupun tingkat hunian akomodasi.

“Kalau kita lihat, perjalanan wisatawan nusantara meningkat, sementara kunjungan wisatawan mancanegara dan tingkat penghunian kamar mengalami penurunan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *