Gubernur Kaltara Tinjau Langsung Jembatan Sei Kayan

benuanta.co.id, BULUNGAN – Usai melaksanakan rapat paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang melanjutkan kegiatannya dengan meninjau langsung Jembatan Sei Kayan Tanjung Selor Tanjung Palas yang mengalami kerusakan pada Selasa (4/3/2025).

Dalam pantauannya, jembatan yang dilakukan pembatasan kendaraan untuk melintas kini dalam pantauan Badan Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kaltara bersama Satlantas Polresta Bulungan.

“Beberapa baut yang lepas tapi sudah diganti, kemudian ada posisi bengkok di sambungan. Sudah diantisipasi oleh Balai Jalan (BPJN) dengan membuat posko untuk membatasi sementara kendaraan yang lalu lalang di jembatan ini,” ucap Gubernur Zainal kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  Sekitar 70 Wajib Pajak, Kaltara Raup Rp154 Juta dari Kendaraan di Atas Air

Pembatasan diambil sebagai langkah antisipasi, pasalnya belum ada alternatif lain untuk jalan dan jembatan di Tanjung Selor untuk menyeberang ke Tanjung Palas.

“Kita mau mencari lebar sungai kira-kira 50 meter untuk membuat jembatan darurat juga tidak ada, semua di sini lebih 100 meter,” jelasnya.

Sehingga diambil tindakan dengan membatasi tonase yang melintas di Jembatan Sei Kayan. BPJN hanya memberikan ruang untuk kendaraan yang memiliki berat 8 ton yang dapat melintas, lebih daripada itu akan diberhentikan.

Baca Juga :  Penyakit ISPA di Kaltara Tembus 5.541 Kasus, Penderita Didominasi Usia di Atas 5 Tahun

“Selain ada pembatasan tonase, Balai Jalan juga sedang menunggu tim dari Jakarta untuk mengukur berapa lagi kerusakannya dan apa-apa yang harus dikerjakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *