SAH! Hari Jadi dan Lambang Daerah Kaltara Ditetapkan Jadi Perda

TANJUNG SELOR – DPRD Kaltara melaksanakan Rapat Paripurna bersama Pemprov Kaltara dalam rangka persetujuan bersama atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Hari Jadi dan Lambang Daerah Provinsi Kaltara, Selasa 30 Maret 2021.

Setelah semua fraksi memberikan pandangannya, kemudian DPRD Kaltara bersama Pemprov Kaltara melakukan kesepakatan. Maka 2 Raperda inipun disepakati menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Baca Juga :  Belajar dari Rumah Murid PAUD hingga SMP di Bulungan Diperpanjang

“Raperda ini sudah sah menjadi Peraturan Daerah, maka sudah tidak ada paripurna lagi,” ungkap Ketua DPRD Kaltara, Norhayati Andris kepada benuanta.co.id.

Pihaknya pun akan membawa hasil kesepakatan itu ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan nomor register. Direncanakan berkas itu akan diantar pada Rabu 31 Maret 2021. “Besok rencana kita akan ke Jakarta, mudah-mudahan tidak antre untuk mendapatkan nomor register,” ucapnya.

Baca Juga :  12 Orang Ditangkap Polresta Bulungan Terlibat Kasus Curanmor hingga Perlindungan Anak

Dia mengatakan, lambang daerah yang baru sudah bisa digunakan oleh semuanya, baik di lingkungan instansi pemerintahan maupun instansi lainnya. “Dengan pengesahan ini lambang sudah bisa digunakan,” jelasnya.

Sementara hari jadi Provinsi Kaltara yang sebelumnya 22 April 2013, diubah menjadi 25 Oktober 2012 dalam rapat paripurna ini.(*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Baca Juga :  Hasil Curanmor Dipakai Biayai Hidup Sehari-hari sampai Main Judi Online

Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *