KATALIS 2026, BI Kaltara Dorong Penguatan Literasi Digital

Ekonomi83 views

benuanta.co.id, ​TARAKAN — Bank Indonesia (BI) provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat jumlah pengguna (user) sistem pembayaran non-tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Kaltara telah mencapai 120 ribuan pengguna. Tren ini terus mengalami peningkatan, baik dari segi frekuensi transaksi maupun nominalnya.

Kepala ​Perwakilan Bank Indonesia Kaltara, Agus Taufik, menyampaikan pertumbuhan transaksi digital di Kaltara didukung oleh makin luasnya jaringan telekomunikasi serta tingginya adaptasi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda (Gen Z) dan pelaku UMKM.

“​Meski akseptasi pembayaran digital menunjukkan tren positif, pihak Bank Indonesia menekankan pentingnya sinergi antara BI, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan untuk terus memberikan edukasi serta literasi keuangan digital kepada masyarakat,” ungkap Agus Taufik, Sabtu (15/8/2026) di Taman Berkampung Kampung Empat Kota Tarakan.

Baca Juga :  Aluminium Penentu Arah Baru Ekonomi Kaltara

​Selain kemudahan transaksi, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap berbagai risiko keamanan yang mungkin muncul dalam sistem pembayaran digital. BI juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat dan daerah dalam pemerataan infrastruktur jaringan telekomunikasi hingga ke wilayah pelosok Kaltara.

​Lebih lanjut, Bank Indonesia menegaskan pengembangan sistem pembayaran digital QRIS akan terus berjalan beriringan dengan penyediaan uang tunai (kartal), sehingga kedua metode pembayaran tersebut dapat saling melengkapi untuk melayani kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

BI Kaltara sukses menggelar rangkaian acara Kaltara Digital QRIS (Katalis) 2026 yang berlangsung meriah dengan dihadiri masyarakat dan generasi muda setempat. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari Pekan QRIS Nasional 2026 untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran di wilayah Kaltaar.

Baca Juga :  Aluminium Penentu Arah Baru Ekonomi Kaltara

Selain sosialisasi transaksi nontunai, ajang ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai keberadaan QRIS Cross-Border (QRIS antarnegara). Melalui fitur ini, warga Indonesia dapat melakukan transaksi langsung di Malaysia menggunakan QRIS, begitu pula sebaliknya bagi wisatawan atau warga Malaysia yang berkunjung ke Indonesia, khususnya di wilayah perbatasan Kaltara.

Rangkaian acara Katalis 2026 tidak hanya menyajikan edukasi keuangan digital, tetapi juga diisi dengan kompetisi musik Live Band Corporate yang menghadirkan musisi senior Paul Partohap sebagai juri sekaligus penampilan bintang tamu spesial. Sebanyak 2.500 tiket yang disediakan panitia dilaporkan habis terjual (sold out).

Baca Juga :  Aluminium Penentu Arah Baru Ekonomi Kaltara

Keseruan acara akan dilanjutkan dengan kegiatan lari bertajuk Kaltara Run 2026 dengan jarak tempuh 8,1 kilometer. Lomba lari ini diikuti sekitar 1.500 peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Utara dan sekitarnya, serta diikuti pula oleh peserta dari negara tetangga, Malaysia.

Melalui penyelenggaraan Katalis 2026, pihak penyelenggara dan pemerintah daerah berharap kegiatan ini memberikan dampak positif, menginspirasi anak muda dalam pengembangan industri kreatif dan musik, serta memperkuat konektivitas perekonomian digital di kawasan perbatasan. (*)

Reporter/Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *