benuanta.co.id, BULUNGAN — Realisasi investasi di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga saat ini mencapai sekitar Rp14,3 triliun. Angka tersebut setara 46,89 persen dari target investasi nasional yang ditetapkan sebesar Rp30,5 triliun.
Perkembangan investasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltara, Hasriyani. Hasriyani mengatakan, capaian investasi menjadi salah satu bagian yang penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.
“Karena itu, Pemprov Kaltara terus mendorong masuknya investasi yang dapat memberikan dampak terhadap pengembangan sektor strategis di daerah,” katanya, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, pengembangan investasi tidak hanya diarahkan pada peningkatan nilai investasi, tetapi juga diharapkan dapat mendukung berbagai sektor yang berkaitan dengan pembangunan Kaltara.
“Pemprov Kaltara terus membenahi sistem tata kelola investasi sembari secara gencar mempromosikan ragam potensi unggulan daerah,” sebutnya.
Salah satunya penguatan koridor logistik perkeretaapian di wilayah Kaltara. Pemprov Kaltara, kata Hasriyani, terus membuka ruang bagi investasi yang dapat mendukung pengembangan sektor strategis sekaligus memperkuat konektivitas dan aktivitas ekonomi di daerah.
Realisasi investasi sebesar Rp14,3 triliun tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengejar target investasi hingga akhir 2026.
Sebagai provinsi termuda di Indonesia yang kaya akan sumber daya alam, Kaltara membutuhkan dukungan para penanam modal guna mengoptimalkan potensi daerah sebagai motor utama penggerak perekonomian. (*)
Reporter: Ike Julianti
Editor: Endah Agustina







