Kaltara Diminta Jadi Penyuplai Pangan Bagi Kaltim

benuanta.co.id, Bulungan – Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) sangat melimpah. Sehingga sangat cocok menjadi penyuplai dan penyokong kebutuhan bagi Ibu Kota Negara (IKN) yang terletak di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Penjabat Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik mengatakan Kaltim baru saja ditunjuk sebagai lokasi baru IKN, sehingga wilayah sekitarnya memiliki potensi yang besar sebagai daerah penyangga.

“Jadi, Provinsi Kaltim dan Kaltara akan menjalin kerjasama dalam rangka mengoptimalkan potensi yang ada. Kaltara akan menjadi penyuplai energi terbesar bagi Kaltim,” ucap Akmal Malik.

Baca Juga :  Ekspor dan Pariwisata Berpotensi Dongkrak Nilai Rupiah

Hal itu dikarenakan, Kaltara saat ini sedang dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) terbesar di Indonesia. Selain itu, terdapat pula smelter di Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning Mangkupadi.

“Melihat potensi yang ada di Kaltara, terutama dalam bidang pertanian, maka perlu dilakukan kerjasama antarpemerintah (G-to-G) atau antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk mendukung penyuplaiannya ke Kaltim,” tuturnya.

Baca Juga :  Luhut Targetkan Perlinsos Digital Dirilis Oktober atau November 2026

Pria yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini menjelaskan hingga saat ini, Kaltim masih bergantung dengan suplai dari Pulau Sulawesi.

“Kami masih disuplai cabai dari Palu, sayur dari Bantaeng, dan beras dari Pinrang. Saya lihat Kaltara sangat berpotensi, tinggal pak Gubernur Kaltara membangun komunikasi secara G to G atau pemerintah antara pemerintah atau juga B to B yaitu BUMD dengan BUMD,” paparnya.

Baca Juga :  Penjualan MinyaKita di Atas HET Berpotensi Jadi Temuan, DKUKMP Tarakan Beri Peringatan ke Pedagang

Lebih jauh lagi, Kaltara juga memiliki potensi yang besar dalam bidang perikanan dan kelautan. Di wilayah ini terdapat berbagai spesies ikan, udang, dan kepiting yang melimpah.

“Sehingga, hal ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang bisnis bagi Kaltara, khususnya dalam menyuplai kebutuhan pangan di Kaltim,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *