benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi pada kegiatan Sidang Senat Terbuka dan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Borneo Tarakan Tahun Akademik 2026/2027 yang berlangsung di GOR Tipe B Kota Tarakan, Selasa (4/8/2026) lalu.
Mewakili Gubernur Kalimantan Utara, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara, Hasanuddin, S.Pd., M.Si., mengungkapkan pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi sebagai upaya mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Menurutnya, mahasiswa baru merupakan generasi yang akan berperan dalam menentukan arah pembangunan daerah di masa mendatang.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendukung penuh pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan tinggi dan berharap mahasiswa mampu menjadi generasi yang membawa kemajuan bagi daerah,” ungkapnya.
Hasanuddin menekankan mahasiswa tidak hanya dituntut berprestasi secara akademik, tetapi juga harus mengembangkan soft skill sebagai bekal menghadapi tantangan di dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat. Kemampuan berkomunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan ketangguhan mental dinilai menjadi kompetensi yang harus dibangun sejak awal memasuki dunia perkuliahan.
“Mahasiswa baru tidak cukup hanya fokus pada akademik, tetapi juga harus mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan ketangguhan mental sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan,” jelasnya.
Selain penguatan kapasitas mahasiswa, Hasanuddin berharap perguruan tinggi dapat mempererat sinergi dengan pemerintah daerah melalui peningkatan literasi, riset, dan inovasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan di Kalimantan Utara. Menurutnya, kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah menjadi langkah strategis untuk mempercepat kemajuan daerah.
“Perguruan tinggi diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memajukan literasi, menghasilkan riset yang aplikatif, dan menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kalimantan Utara,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga integritas lingkungan kampus agar tetap menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mendukung penuh penyelenggaraan PKKMB yang berorientasi pada pembentukan karakter serta menolak praktik perpeloncoan maupun perundungan.
“Kami mendukung terciptanya lingkungan kampus yang bersih, transparan, dan bebas dari segala bentuk perpeloncoan maupun kekerasan sehingga mahasiswa dapat belajar dan berkembang dengan aman,” tegasnya.
Melalui momentum PKKMB, Hasanuddin berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat karakter, dan membangun jejaring kolaborasi yang nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kalimantan Utara dan Indonesia.
“Jadikan masa perkuliahan sebagai kesempatan mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, dan membangun kolaborasi agar kelak mampu memberikan kontribusi terbaik bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







