UPT Taman Budaya Kaltara Tampung Ide Seniman lewat Sarasehan Seni Budaya

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – UPT Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar kegiatan Sarasehan dan Jamuan Seni untuk menghimpun ide serta masukan dari para seniman dan budayawan di daerah.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan puisi dan penampilan stand up comedy oleh peserta. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan diskusi bersama untuk membahas berbagai gagasan dalam pengembangan seni dan budaya di Kaltara.

Kepala UPT Taman Budaya Provinsi Kalimantan Utara, Saidul Chudri, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah dan para pelaku seni budaya.

“Tujuan kegiatan ini untuk menggali ide dan gagasan baru bagi kemajuan seni dan budaya di Kalimantan Utara. Selain itu juga menjadi ajang silaturahmi dengan para seniman dan budayawan,” katanya, Sabtu (13/6/2026).

Baca Juga :  Seni dan UMKM Perlu Berkolaborasi, UPT Taman Budaya Dorong Ekonomi Kreatif Kaltara

Ia menjelaskan, kegiatan serupa nantinya akan dilaksanakan di lima kabupaten dan kota di Kalimantan Utara karena merupakan program tingkat provinsi.

Dalam sarasehan tersebut, banyak seniman menyampaikan harapan agar tersedia wadah atau tempat yang bisa digunakan untuk berkumpul dan bertukar pikiran.

“Yang paling banyak disampaikan adalah keinginan memiliki tempat untuk berkumpul. Mereka ingin ada ruang untuk saling bertukar ide dan gagasan terkait pengembangan seni dan budaya,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdikbud Kaltara Dorong Sekolah Berbahasa Inggris, Budaya Lokal Tetap jadi Prioritas

Menurut Saidul, selama ini kegiatan kebudayaan lebih sering berbentuk perlombaan atau event. Padahal para seniman juga membutuhkan ruang diskusi yang dapat dimanfaatkan secara rutin.

“Event tetap dibutuhkan, tetapi bukan itu saja. Mereka juga membutuhkan wadah untuk bersilaturahmi, berdiskusi dan mengembangkan ide-ide baru,” jelasnya.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, UPT Taman Budaya berencana melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan, mungkin satu bulan sekali atau tiga bulan sekali, sehingga para seniman dan budayawan memiliki ruang untuk bertemu dan berdiskusi,” katanya.

Ia menambahkan, Pemprov Kaltara terus berupaya mendukung kemajuan seni dan budaya daerah meskipun provinsi ini masih tergolong muda dibanding daerah lain.

Baca Juga :  UPT Taman Budaya Kaltara Ajak Generasi Muda Aktif Lestarikan Budaya Daerah

“Pemerintah provinsi sangat mendukung pengembangan seni dan budaya di Kaltara. Kami juga membutuhkan masukan dari para seniman agar program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan mereka,” tuturnya.

Melalui sarasehan ini, berbagai ide dan masukan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bahan dalam menyusun program pengembangan seni dan budaya ke depan.

“Harapan kami, gagasan yang muncul dari kegiatan ini bisa direalisasikan untuk kemajuan seni dan budaya di Kalimantan Utara,” tutup Saidul. (adv)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *