Hari Hipertensi Sedunia, Dinkes Kaltara dan Tarakan Integrasikan Kampanye GERMAS

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Dinas Kesehatan Kota Tarakan menggelar kegiatan pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan kampanye kesehatan dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia di Gedung Wanita Kota Tarakan, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut melibatkan kader posyandu, dasawisma hingga ketua RT sebagai upaya memperkuat edukasi kesehatan di masyarakat.

Kepala Dinkes Kaltara, Dr. H. Usman, SKM, M.Kes., mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk integrasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam mendorong penerapan pola hidup sehat di tengah masyarakat.

“Kegiatan hari ini merupakan pelaksanaan integrasi Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kota Tarakan dalam pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS melalui kampanye kesehatan di kabupaten/kota,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan implementasi dari sejumlah regulasi yang mendukung program GERMAS, yakni Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2019 tentang GERMAS, Peraturan Gubernur Kaltara Nomor 12 Tahun 2019 tentang GERMAS Kaltara, serta Peraturan Wali Kota Tarakan Nomor 44 Tahun 2021 tentang perubahan atas Perwali Nomor 34 Tahun 2019 terkait GERMAS.

“Program ini dijalankan sebagai bentuk implementasi dari aturan pemerintah yang mendorong budaya hidup sehat di masyarakat,” jelasnya.

Adapun sasaran kegiatan meliputi Tim Pembina (TP) Posyandu tingkat kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan, kader posyandu, kader dasawisma hingga ketua RT. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur masyarakat penting agar edukasi kesehatan dapat menjangkau lingkungan paling dasar.

“Kami ingin seluruh unsur masyarakat ikut berperan aktif dalam pembudayaan hidup sehat,” bebernya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi terkait hipertensi dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS). Selain itu, kampanye juga mendorong pengaktifan posyandu dengan pelayanan siklus hidup sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

“Posyandu harus terus diaktifkan agar pelayanan kesehatan bisa menjangkau semua kelompok usia,” terangnya.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan bagi peserta yang hadir. Layanan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah dan pemeriksaan kesehatan dasar lainnya guna mendeteksi risiko hipertensi sejak dini.

“Pemeriksaan kesehatan penting untuk deteksi dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat,” tambahnya.

Selain edukasi kesehatan, kegiatan berlangsung meriah dengan senam bersama yang diikuti para kader posyandu dan tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas di Tarakan. Di tengah acara, panitia turut membagikan doorprize berupa sayur-sayuran kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar kesehatan.

Ia menambahkan, kegiatan serupa rencananya kembali dilaksanakan di Tanjung Selor pada Juni mendatang. Namun, jadwal pelaksanaan masih dalam tahap koordinasi “InsyaAllah kegiatan yang sama akan kami laksanakan pada bulan Juni di Tanjung Selor, saat ini masih dikoordinasikan terkait jadwal pelaksanaannya,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *