Dua Alat Berat Bersihkan Longsoran di Desa Silva Rahayu, Akses Jalan Kembali Normal

TANJUNG SELOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Bulungan sejak Selasa (23/3/2021 hingga Rabu (24/3/2021), menyebabkan tanah longsor menerjang jalan poros yang menghubungkan Desa Silva Rahayu dengan Desa Salimbatu di  Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan. Meski tidak ada korban jiwa, akses jalan penghubung desa  itu tidak bisa dilalui oleh kendaraan bermotor maupun mobil.

Mendapat kabar kejadian longsor dari dinas PUPR  Bulungan, satu unit alat berat ekskavator milik  PT. Prima Bulungan Permai (PBP) dan Loader milik PT Bahtera Indah Jaya (BIJ) diturunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsoran setinggi 2 meter.

Kondisi jalan sebelum dibersihkan

“Longsoran material menutup badan jalan sepanjang 30 meter dengan lebar 6 meter, mobilisasi alat dilakukan setelah mengetahui kejadian pada Rabu (24/3/2021) kemarin,” ungkap Mulyo Hamdani mewakili pihak perusahaan, Kamis (25/3/2021).

Baca Juga :  Mengenal Ritual Nyamba dalam Aksi Damai Warga Sekatak di Tanjung Selor

Dijelaskannya, mobilisasi kedua alat berat menuju lokasi longsoran membutuhkan waktu selama lima jam. Sebab, ekskavator  milik PT BPM dibawa dari jalan poros Bulungan-Berau (Km 4) menuju Desa Pimping dan Klubir di Kecamatan Tanjung Palas Utara.

“Ada sedikit hambatan saat mobilisasi alat berat ke Desa Silva Rahayu, selain tanjakan jalan yang licin, ada dua jembatan kayu yang tidak bisa dilintasi, sehingga harus mencari jalan alternatif. Kita tiba di lokasi sekitar jam 14.45 Wita dan langsung bekerja. 3 Jam kemudian, material longsor berhasil dibersihkan dan jalan tersebut sudah kembali digunakan seperti biasanya,” jelasnya.

Baca Juga :  Viral Sosok Diduga Pocong Hebohkan Tanjung Selor, Polisi Intensifkan Patroli

Ia menambahkan, dua alat berat yang diturunkan untuk membantu membersihkan material longsor itu adalah salah satu program kerja dari perusahaan untuk membantu pemkab Bulungan dalam hal tanggap darurat.

“Bantuan tanggap darurat juga telah kita lakukan di beberapa titik jalan masyarakat desa yang rusak dan sulit dilintasi,” pungkasnya.(*)

Reporter: Victor
Editor : M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *