benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Kondisi jalan poros Tanjung Palas Timur yang menghubungkan wilayah Binai hingga Tanah Kuning masih memerlukan perhatian serius. Hingga saat ini, sejumlah titik di ruas tersebut masih dalam kondisi rusak dan berlubang.
Kerusakan ini menjadi keluhan masyarakat karena jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa wilayah di Kabupaten Bulungan. Aktivitas distribusi barang dan mobilitas warga pun ikut terdampak akibat kondisi jalan yang belum sepenuhnya layak dilalui.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulungan, Adriani, menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah melakukan penanganan di sebagian ruas jalan menuju Tanah Kuning, meskipun belum sampai tuntas.
“Penanganan ke arah Tanah Kuning itu sudah kita lakukan, tetapi memang baru sampai batas tertentu. Untuk kelanjutannya nanti akan dilanjutkan melalui program dari pemerintah pusat, yaitu Impres Jalan Daerah,” kata Adriani Ahad (19/4/2026).
Ia mengungkapkan, pekerjaan yang telah dilaksanakan sebelumnya mencakup sekitar 9 kilometer ruas jalan.
“Kurang lebih sekitar sembilan kilometer yang sudah dikerjakan, itu dari kawasan Brigif sampai ke Sajau. Jadi memang belum sampai ke Tanah Kuning,” ujarnya.
Untuk sisa ruas jalan dari Sajau menuju Tanah Kuning, pihaknya telah mengusulkan pembangunan lanjutan agar bisa direalisasikan pada tahun mendatang.
“Ruas dari Sajau ke arah Tanah Kuning itu sudah kita rencanakan untuk dilanjutkan.
Usulannya sudah kita masukkan melalui musrenbang dan ditargetkan bisa dikerjakan pada tahun 2027,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa hingga kini konektivitas jalan tersebut belum sepenuhnya terhubung secara baik hingga ke Tanah Kuning.
“Kalau ditanya apakah sudah tembus seluruhnya sampai Tanah Kuning, jawabannya belum. Masih ada beberapa segmen yang harus ditangani,” katanya.
Saat ini, lanjutnya, pekerjaan yang masih berjalan difokuskan pada peningkatan kualitas jalan di ruas yang telah dikerjakan sebelumnya, termasuk pengaspalan.
“Untuk yang dari arah Brigif itu masih dalam tahap peningkatan, termasuk pengaspalan. Sedangkan di wilayah Mangku Padi, pengerjaannya sudah rampung,” pungkasnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







