benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali mengusulkan peningkatan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Kali ini, fokus pembangunan diarahkan pada konektivitas dari Tanjung Selor menuju Kecamatan Tanjung Palas Barat hingga Kecamatan Peso.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bulungan, Adriani, menyebutkan bahwa program tersebut telah masuk dalam usulan anggaran tahun berjalan.
“Di tahun 2026 ini, pembangunan jalan yang kita anggarkan itu ruas jalan menuju Kecamatan Tanjung Palas Barat. Itu ada usulan anggarannya, dari Tanjung Selor ke arah Tanjung Palas Barat termasuk ke Kecamatan Peso,” kata Adriani, Ahad (19/4/2026).
Ia menerangkan, peningkatan jalan yang direncanakan tidak sebatas perbaikan, tetapi juga pengaspalan hingga ke wilayah Bukit Ilanun. Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan peningkatan jalan di wilayah pesisir seperti Kecamatan Bunyu.
“Selain tiga kecamatan itu, usulan anggaran untuk perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Bunyu juga kita ajukan. Termasuk peningkatan sejumlah ruas jalan di Kecamatan Bunyu itu kita usulkan tahun ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Adriani mengatakan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di satu wilayah, melainkan merata hingga ke kecamatan lain seperti Tanjung Palas Utara, Sekatak, dan kawasan perkotaan Tanjung Selor.
“Termasuk juga usulan pembangunan jalan di Kecamatan Tanjung Palas Utara, kemudian di Kecamatan Sekatak, serta di Tanjung Selor yang mencakup jalan lingkungan,” jelasnya.
Untuk ruas jalan utama Tanjung Selor menuju Tanjung Palas Barat, anggaran yang diusulkan mencapai sekitar Rp 6 miliar. Ia menambahkan, titik rawan longsor di sekitar Sungai Urang menjadi perhatian utama dalam rencana peningkatan tersebut.
“Secara spesifik, usulan anggaran untuk peningkatan ruas jalan Tanjung Selor ke Tanjung Palas Barat itu kurang lebih Rp 6 miliar. Peningkatan yang paling signifikan itu penanganan jalan longsor yang dekat dengan Sungai Urang,” ungkapnya.
Adapun untuk penanganan longsor di lokasi tersebut, Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran yang lebih besar guna memastikan keamanan akses jalan.
“Penanganan jalan longsor di Sungai Urang itu dialokasikan sekitar Rp 8 miliar,” katanya.
Dengan nilai anggaran peningkatan jalan sebesar Rp 6 miliar, diperkirakan pengerjaan pengaspalan dapat menjangkau sekitar 2 kilometer ruas jalan.
“Kalau anggaran Rp 6 miliar, panjang jalan yang dikerjakan mungkin sekitar 2 kiloan, kalau tidak salah,” tutupnya. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







