benuanta.co.id, BULUNGAN – Informasi lowongan pekerjaan (Loker) saat ini cukup mudah ditemukan, terutama melalui media sosial. Namun, masyarakat yang sedang mencari pekerjaan diminta tidak langsung percaya dengan setiap informasi lowongan yang ditemukan.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Bulungan, Hasanuddin mengingatkan, informasi lowongan pekerjaan yang tidak jelas bisa saja dimanfaatkan oleh oknum sebagai modus penipuan.
Meski demikian, untuk wilayah Bulungan sendiri sampai saat ini belum ada laporan dari masyarakat yang masuk ke Disnakertrans terkait adanya penipuan dengan modus lowongan pekerjaan.
“Belum ada, laporan dari masyarakat di Bulungan memang belum ada,” ujarnya, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, masyarakat memang perlu lebih teliti ketika mendapatkan informasi lowongan. Terlebih jika dalam informasi tersebut tidak jelas perusahaan yang membuka pekerjaan maupun lokasi pekerjaannya.
Ia menyebut, dalam kondisi tertentu, informasi penerimaan tenaga kerja bisa saja hanya dijadikan alasan untuk melakukan penipuan.
“Mungkin pekerjaan penerimaan itu hanya modusnya saja, tetapi intinya mungkin dia penipuan, memang untuk menipu,” katanya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia mengimbau perusahaan yang sedang membuka penerimaan tenaga kerja agar menyampaikan informasi tersebut kepada pihak Disnakertrans.
Dengan begitu, informasi perusahaan yang sedang membuka lowongan bisa diketahui. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan pengecekan jika menemukan lowongan yang masih diragukan.
“Lebih amannya dia harus melapor ke sini. Kita mengimbau mereka supaya kita juga bisa bantu, supaya tidak ada penipuan dan aman,” ujarnya.
Ia mengatakan, sejumlah perusahaan besar yang ada di Bulungan sudah ada yang menyampaikan informasi terkait penerimaan tenaga kerja. Informasi tersebut kemudian dapat dibantu disebarkan kepada masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Namun, masih ada juga perusahaan yang belum menyampaikan informasi penerimaan tenaga kerjanya kepada Disnaker.
Karena itu, masyarakat yang menemukan informasi lowongan tetapi tidak mengetahui perusahaan yang membukanya dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu.
“Kalau masyarakat ada lihat loker, tapi tidak pasti, tidak tahu di mana perusahaan, melapor ke kita. Nanti kita komunikasikan,” katanya.
Menurutnya, masyarakat juga bisa langsung menanyakan kepada perusahaan yang namanya dicantumkan dalam informasi lowongan tersebut. Misalnya, jika ada informasi yang menyebut perusahaan tertentu sedang membuka pekerjaan, masyarakat bisa memastikan langsung kepada perusahaan.
“Kalau ragu bertanya di sini, nanti kita fasilitasi ke perusahaan,” ujarnya.
Disnakertrans berharap masyarakat tidak mudah tergiur dengan informasi pekerjaan yang belum jelas. Apalagi jika dalam prosesnya ada permintaan tertentu yang membuat pencari kerja merasa tidak yakin. (*)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







