Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Gerobak Jualan Pujasera Tanjung Selor

Bulungan, Hukrim52 views

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR — Seorang pria bernama Suandi berusia 60 tahun, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah gerobak jualan di kawasan Pujasera, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Tanjung Selor Hulu, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, Senin (14/9/2026) pagi.

Kapolresta Bulungan melalui Kasat Reskrim Polresta Bulungan AKP Rio Adi Pratama mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 08.30 Wita. Saat ditemukan, korban dalam kondisi terbaring dan sudah tidak bernyawa.

Baca Juga :  Penyelidikan Dikembangkan, Polisi Kejar Pemesan Etomidate di Tarakan

Penemuan itu pertama kali diketahui oleh Marliana Bertha, 53 tahun, yang merupakan tetangga korban. Saat hendak berangkat bekerja di sebuah warung makan, saksi melihat korban terbaring di dalam gerobak yang berada di sekitar tempatnya bekerja.

“Saksi kemudian memberitahukan kepada warga sekitar untuk melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian,” kata Rio.

Menurut keterangan saksi, Suandi memang tinggal seorang diri di dalam gerobak jualan tersebut. Korban juga diketahui tidak memiliki kerabat dekat di Tanjung Selor.

Baca Juga :  Modus Mengantar Pulang, Pria Mabuk di Nunukan Diduga Perkosa Perempuan 17 Tahun di Bengkel

Sebelum meninggal, korban disebut memiliki riwayat sakit batuk dan gangguan pada bagian kaki yang membuatnya kesulitan berjalan. Korban juga sebelumnya telah dilaporkan kepada Dinas Sosial dan sempat akan dipulangkan ke kampung halamannya.

Namun, korban menolak rencana tersebut dan memilih tetap tinggal di gerobak jualan yang selama ini menjadi tempat tinggalnya. Polisi yang mendatangi lokasi menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya pakaian, sarung, dompet, sandal, gelas minuman, serta sisa kue.

Baca Juga :  Antrean Solar Kerap Diserobot, Minta Pengawasan Diperketat

Jenazah Suandi kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Tanjung Selor untuk penanganan lebih lanjut. Polisi juga telah meminta keterangan saksi serta melakukan identifikasi terhadap korban. Hingga laporan dibuat, situasi di lokasi penemuan mayat tersebut berlangsung aman dan terkendali. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *