Distribusi MBG di Bulungan Dihentikan Sementara

benuanata.co.id, BULUNGAN – Dua siswa SMAN 1 Tanjung Selor dilarikan ke RSUD Soemarno Sosroatmodjo akibat dugaan keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Senin, 22 September 2024.

Menanggapi kejadian itu, Koordinator Wilayah MBG Bulungan, Andika Setiawan, menekankan pentingnya penyesuaian jam operasional dapur MBG dengan jadwal sekolah penerima manfaat.

“Untuk dapur, kami tetap menerapkan SOP yang ada. Kasus kemarin masih menunggu hasil uji dari BPOM, jadi kami tidak bisa menyimpulkan. Namun, kalau memang terbukti berasal dari dapur, tentu akan dilakukan perbaikan dan evaluasi,” ujar Andika, Selasa, 23 September 2025.

Baca Juga :  Bupati Bulungan Geram! ASN Tidak Disiplin di Upacara Hari Jadi Daerah

Ia menjelaskan, sejak program MBG berjalan, pihak dapur memberi garansi makanan hanya dalam 20 menit setelah diantar. Selebihnya, risiko ditanggung bersama.

Jika terbukti ada kesalahan di dapur MBG, kata Andika, langkah perbaikan akan dilakukan tanpa langsung mengganti mitra. “Paling evaluasi dengan memberhentikan operasional sementara untuk memperbaiki sistem yang ada di dapur,” ucapnya.

Baca Juga :  Kabel Rendah di Persimpangan Jalan Durian Tanjung Selor Meresahkan, Belum Ada yang Tangani

Meski distribusi MBG di SMAN 1 Tanjung Selor dihentikan sementara, Andika memastikan jatah penerima manfaat tidak dialihkan ke sekolah lain.

Ia menambahkan, menu nasi goreng yang disajikan saat kejadian sebetulnya cukup berisiko. Karena itu, ia sudah mengingatkan dapur agar mengurangi olahan yang terlalu kompleks. “Jadi nasi putih ya nasi putih saja,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Kabut Asap Tebal Selimuti Tanjung Selor Jelang Festival Sungai Kayan

Reporter: Ike Julianti

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *