benuanta.co.id, BULUNGAN – Perjalanan kafilah Kalimantan Utara (Kaltara) dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Nasional 2026 akhirnya membuahkan hasil. Setelah mengikuti rangkaian perlombaan di tingkat nasional, kontingen Kaltara berhasil membawa pulang empat penghargaan.
Capaian itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara. Para peserta yang tergabung dalam kafilah Kaltara dinilai telah memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti setiap tahapan perlombaan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Dr. Andi Amriampa, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, pelatih, official dan pendamping yang telah ikut berjuang membawa nama Kaltara dalam MTQ KORPRI Nasional 2026.
“Terima kasih kepada seluruh peserta, pelatih, official, dan pendamping yang telah memberikan yang terbaik. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan kembali meraih prestasi pada kesempatan berikutnya,” kata Andi Amriampa Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, capaian empat penghargaan tersebut tidak terlepas dari proses dan perjuangan yang dilakukan para kafilah selama mengikuti rangkaian MTQ KORPRI.
Bagi para peserta, keikutsertaan dalam ajang nasional bukan hanya tentang mengejar juara. Mereka juga harus mempersiapkan kemampuan, mengikuti tahapan perlombaan dan bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Andi mengatakan, perjalanan tersebut diharapkan dapat menjadi pengalaman bagi para kafilah untuk terus meningkatkan kemampuan mereka ke depannya.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Kaltara. Para kafilah telah memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama baik daerah di tingkat nasional,” ujarnya.
Lebih dari sekadar perlombaan, Andi menilai MTQ KORPRI memiliki nilai penting bagi anggota KORPRI, khususnya dalam meningkatkan syiar Al-Qur’an dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Ia berharap semangat yang muncul selama mengikuti perlombaan dapat terus dibawa setelah para kafilah kembali menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN).
“Nilai-nilai Al-Qur’an hendaknya tidak berhenti pada perlombaan, tetapi juga diterapkan dalam pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Dengan capaian empat penghargaan tersebut, perjalanan Kaltara di MTQ KORPRI Nasional 2026 diharapkan tidak berhenti pada hasil perlombaan. Pengalaman yang didapat selama proses persiapan hingga bertanding di tingkat nasional menjadi modal untuk menghadapi ajang serupa berikutnya. (adv)
Reporter: Alvianita
Editor: Ramli







