BKD Kaltara Petakan 2.356 ASN untuk Perkuat Manajemen Talenta

BKD7 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengembangan karier aparatur berjalan berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amrimpa, mengatakan manajemen talenta menjadi bagian penting dalam menyiapkan ASN yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Menurutnya, Pemprov Kaltara telah melakukan asesmen terhadap 2.356 ASN menggunakan metode Computer Assisted Competency Test (CACT) dan Pro ASN. Hasil asesmen tersebut kemudian dipetakan melalui 9-Box Matrix.

Baca Juga :  Sejumlah Jabatan Strategis Kosong, BKD Kaltara Ekspose Manajemen Talenta ke BKN

“Pemetaan ini penting untuk melihat potensi, kompetensi dan kinerja ASN. Dari sana kita bisa menentukan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pegawai,” kata Andi, Rabu (3/9/2026).

Saat ini, jumlah ASN di lingkungan Pemprov Kaltara mencapai 6.029 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 4.109 PNS dan 1.920 PPPK yang tersebar di 34 perangkat daerah.

Andi mengatakan hasil pemetaan tidak boleh berhenti sebagai data administratif. Informasi tersebut harus digunakan sebagai dasar dalam menyusun program pengembangan kompetensi dan karier ASN.

Baca Juga :  Raih Empat Penghargaan MTQ KORPRI Nasional, BKD Kaltara Bidik Prestasi Lebih Tinggi

Data hasil asesmen juga dapat menjadi dasar penyusunan Individual Development Plan (IDP). Dengan begitu, pengembangan setiap ASN dapat dilakukan secara lebih terarah sesuai kebutuhan organisasi dan potensi yang dimiliki.

“Data hasil asesmen harus benar-benar dimanfaatkan untuk pembinaan. Jangan sampai hanya menjadi data yang tersimpan, tetapi harus ditindaklanjuti dengan program pengembangan,” ujarnya.

Baca Juga :  BKD Kaltara Perkuat Disiplin ASN, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Menurut Andi, penerapan manajemen talenta diharapkan dapat membuat pengelolaan ASN di Kaltara semakin terencana. Pemerintah juga dapat lebih mudah mengidentifikasi aparatur yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi calon pemimpin birokrasi di masa mendatang.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen Pemprov Kaltara membangun birokrasi yang profesional sekaligus memiliki sumber daya aparatur yang mampu menjawab kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *