Raih Empat Penghargaan MTQ KORPRI Nasional, BKD Kaltara Bidik Prestasi Lebih Tinggi

BKD9 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Prestasi kontingen Kalimantan Utara (Kaltara) dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 tidak hanya membawa pulang empat penghargaan.

Hasil tersebut juga menjadi bahan bagi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara untuk melakukan evaluasi dan melihat peluang agar prestasi yang sama bisa kembali diraih pada ajang berikutnya.

Pada MTQ KORPRI Nasional 2026 yang berlangsung di Sulawesi Selatan, Kaltara mengirim sebanyak 18 kafilah dari berbagai cabang putra dan putri.

Dari jumlah tersebut, empat peserta berhasil melaju ke babak final dan masing-masing meraih penghargaan.

Yakni Juara III Kaligrafi Kontemporer Putri atas nama Eneng Sangiang Puspasari, Juara Harapan II Kaligrafi Dekorasi Putra atas nama Jusman, Juara Harapan II Kaligrafi Kontemporer Putra atas nama Amrin Bin Haji Baso, serta Juara Harapan III Tilawah Putri atas nama Mega Novita.

Baca Juga :  Sejumlah Jabatan Strategis Kosong, BKD Kaltara Ekspose Manajemen Talenta ke BKN

Kepala Bidang Pembinaan dan Informasi Pegawai BKD Kaltara, Indrayadi Purnama Saputra mengatakan, hasil tersebut menjadi peningkatan dibandingkan MTQ KORPRI Nasional 2024.

Pada pelaksanaan sebelumnya, Kaltara hanya berhasil masuk di dua cabang. Sedangkan tahun ini jumlahnya meningkat menjadi empat cabang yang berhasil masuk final.
“Dari 18 kafilah yang kita kirim, Alhamdulillah kita masuk di empat besar. Itu dari tiga kaligrafi dan satu dari cabang tilawah putri,” kata Indrayadi Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, peningkatan itu tidak lepas dari evaluasi yang dilakukan setelah pelaksanaan MTQ sebelumnya. BKD mulai melihat peserta yang memiliki potensi dan pengalaman di bidang yang dilombakan untuk kemudian dipersiapkan kembali menghadapi ajang berikutnya.
“Setelah pelaksanaan ini kita evaluasi mana saja yang memang sekiranya bisa untuk berlaga lagi atau bisa menjadi unggulan ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga :  BKD Kaltara Perkuat Disiplin ASN, Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Menariknya, dari 18 kafilah yang dikirim tahun ini, terdapat peserta yang sebelumnya belum pernah mengikuti MTQ KORPRI. Namun, mereka justru mampu menembus babak final.

Hal tersebut menjadi salah satu catatan positif bagi BKD Kaltara dalam melihat potensi baru dari kalangan pegawai.

“Di tahun ini ada dua yang memang sebenarnya pendatang baru atau peserta baru. Begitu ikut tahun ini Alhamdulillah masuk final,” jelasnya.

Selain melihat hasil akhir, BKD juga mengevaluasi proses perlombaan. Tim official dan pelatih yang mendampingi kontingen ikut melihat poin-poin penilaian yang diberikan dewan juri.

Hasil evaluasi diharapkan membuat peserta yang kembali mengikuti seleksi tingkat provinsi maupun nasional sudah mengetahui bagian yang harus diperbaiki.

Terkait pembinaan upaya tersebut masih menghadapi kendala anggaran. BKD seharusnya dapat memberikan Training Center (TC) kepada peserta yang lolos seleksi provinsi sebelum bertanding di tingkat nasional.

Baca Juga :  BKD Kaltara Siapkan 23 Kandidat Suksesor untuk Jabatan Strategis

“Tapi kemarin karena anggaran kita terbatas, TC-nya dikembalikan ke masing-masing pelatih. Kita sudah sampaikan berdasarkan evaluasi ini poinnya ini,” ungkap Indrayadi.

Meski belum dapat melakukan pembinaan secara maksimal, BKD tetap melakukan koordinasi dengan peserta dan pelatih masing-masing.

Ke depan, hasil evaluasi dari MTQ Nasional 2026 akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan peserta dan cabang yang berpotensi kembali membawa nama Kaltara.

Indrayadi berharap empat penghargaan yang diraih tahun ini tidak berhenti sebagai pencapaian, tetapi menjadi awal untuk meningkatkan prestasi pada MTQ KORPRI selanjutnya.

“Ini akan menjadi perhatian juga untuk BKD khususnya dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk lebih mengintensifkan kegiatan KORPRI ini,” pungkasnya. (adv)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *