Antisipasi Water Spout, BMKG Tarakan Imbau Maskapai Penerbangan dan Nelayan Tetap Waspada 

Tarakan430 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Perkembangan terkini setiap waktu prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentu selalu menjadi pedoman dunia maskapai penerbangan dan nelayan agar terhindar dari cuaca buruk.

Satu di antaranya untuk mencegah ada efek awan Cumulonimbus dan Water Spout yakni perputaran udara yang terjadi di laut atau wilayah perairan.

Forecaster BMKG Tarakan, Raa’ina Farah Sumartono menjelaskan bahwa awal mula terjadi Water Spout berasal pembentukan awan Cumulonimbus.

Baca Juga :  Kasus ISPA Meningkat di Pantai Amal, Dinkes: Dampak Karhutla

“Awan Cumulonimbus tanpa Water Spout sudah berbahaya untuk penerbangan apalagi disertai adanya Downburst atau angin berputar ke bawah, tentu untuk penerbangan akan berpengaruh,” ucapnya Ahad (20/11/2022).

Lebih lanjut, Raa’ina menjelaskan pada dunia penerbangan tentunya pilot sudah memahami jalur mana aman dilalui.

“Sehingga pesawat tidak akan melewati di bawah awan Cumulonimbus atau Water Spout karena pergerakan angin sangat kencang sangat berubah-ubah. Biasanya  penerbangan lebih aman akan melewati atas,” ungkapnya.

Baca Juga :  Maulid Jangan Sekadar Seremonial, Pemuda Diminta Hidupkan Akhlak Rasulullah

Kemudian, pihaknya sudah memberikan imbauan kepada nelayan yang sedang berlayar di perairan Tarakan.

“Terutama para nelayan yang sedang beraktivitas di perairan tentu bakal menemukan fenomena tersebut. Jadi misalkan ada water spout masih bisa mungkin di hindari,” jelasnya.

Adapun misalnya para nelayan asal Bumi Paguntaka tetap paksa melakukan aktivitas pada sekitar fenomena Water Spout atau Cumulonimbus tentu akan berdampak terhadap keselamatan

Baca Juga :  Imbas Batu Bara Terbakar, Jalan Amal Lama Ditutup Sementara

“Karena kejadian tersebut akan terpusar di sekitar perairan tersebut, sehingga harus waspada,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *