Ingin Buka Fakultas Kedokteran, Rektor UBT Minta Dukungan Gubernur Kaltara

Tarakan664 views

TANJUNG SELOR – Kunjungan Rektor Universitas Borneo Tarakan dan rombongan akademisi ke Pemprov Kaltara untuk bertemu Gubernur Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum, bertujuan untuk melakukan koordinasi. Terlebih Gubernur Kaltara merupakan Ketua Dewan Pertimbangan UBT.

“Kita melaporkan perkembangan dan kemajuan UBT karena beliau merupakan Ketua Dewan Pertimbangan UBT,” ungkap Rektor Universitas Borneo Tarakan, Prof. Adri Patton kepada benuanta.co.id, Rabu 24 Februari 2021.

Baca Juga :  Harga Cabai di Pasar Gusher Tarakan Tembus Rp80 Ribu per Kg, Tomat dan Terong Justru Turun

Selain kunjungan, pihaknya juga bermohon kepada Gubernur Zainal agar bisa berangkat bersama ke Jakarta bertemu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makarim. Tak hanya itu dirinya juga meminta bertemu dengan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.

“Karena kunjungan pak Presiden ke sini (Tarakan), Presiden sudah menjanjikan kepada UBT untuk membangunkan dome,” ucapnya.

Adri Patton mengatakan, pembangunan dome ini akan diperjuangkan. Perencanaannya pun kini sudah ada dan pendanaannya berasal dari pusat. “Perencanaannya ada di PU-PERA, kita sudah bersurat tapi itu akan kita serahkan saat kita menghadap,” paparnya.

Baca Juga :  Mobilitas Ojol Didorong Jadi Sumber Informasi Kamtibmas

Prof. Adri Patton juga meminta kepada Gubernur Kaltara agar mengupayakan pembukaan program studi kedokteran, karena kewenangan Gubernur bisa melakukan lobi ke pusat. Karena UBT kini memiliki program S1 kedokteran namun masih di moratorium.

“Tapi kalau pak Gubernur yang datang bersama anggota DPRD provinsi, kabupaten kota, lalu Walikota dan Bupati, saya yakin ada pertimbangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk, Disdik Tarakan Siapkan Opsi Belajar Daring

Dirinya menganggap penting hal fakultas kedokteran itu. Pasalnya Kaltara berada di daerah terluar, terisolir dan tertinggal (3 T) yang masih membutuhkan banyak dokter. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor : M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *