benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Jelang perayaan HUT Kemerdekaan RI ke – 73 pedagang bendera mulai bermunculan di tepi-tepi jalan Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Pedagang musiman ini tidak hanya berasal dari KTT saja, tapi ada juga pedagang bendera yang datang dari luar daerah.
Salah satu pedagang asal Kota Tarakan yang ditemui oleh benuanta.co.id, Asep mengatakan dirinya sengaja datang ke KTT khusus untuk untuk berjualan bendera, karena merasa peruntungan berjualan di KTT lebih menjanjikan dari pada daerah lain.
“Baru 4 hari di sini dan ini juga kali pertama saya berjualan di KTT. Sebelumnya saya jualan bendera juga setiap tahunnya tapi di Tarakan,” kata Asep pada Senin, 1 Agustus 2022.
Saat ini penjualan bendera merah-putih di KTT masih sepi. Meski demikian Asep memperkirakan penjualan bendera akan ramai ketika H-7 sebelum perayaan HUT Kemerdekaan RI.
“Baru beberapa orang saja yang beli, termasuk bapak Wakil Bupati KTT dan sepinya ini kita maklumi karena HUT Kemerdekaan RI masih jauh,” ujarnya.
Meski begitu, Asep berharap penjualan bendera di tahun 2022 ini bisa lebih ramai dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di mana pada tahun sebelumnya penjualan bendera anjlok akibat dampak dari Pandemi Covid-19.
“Di tahun inikan kita sudah Endemi Covid, sehingga sekolah-sekolah dan kantor-kantor pada aktif kembali dan di momen inilah kita berharap penjualan bendera meningkat,” bebernya lagi.
“Khususnya warga-warga yang sudah diperbolehkan melaksanakan upacara kemerdekaan dan memasang bendera di rumah mereka,” imbuhnya.
Sementara itu, pedagang bendera lokal KTT, Agung sangat berharap kalau penjualan bendera merah-putih di tahun ini bisa lebih ramai dibandingkan tahun sebelumnya.
Agung mengatakan di tahun lalu, penjualan benderanya sangat sepi akibat dampak dari Pandemi Covid-19.
“Kalau bisa sih ramai lagi, karena kita kan sudah tidak pandemi Covid-19 lagi. Apalagi aktivitas kantoran juga sudah mulai aktif lagi,” pungkasnya. (*)
Reporter : Osarade
Editor : Nicky Saputra







