benuanta.co.id, BERAU – Pemerintah Kabupaten Berau resmi memulai pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai langkah strategis untuk memperkuat basis data pembangunan daerah di tengah pesatnya pertumbuhan investasi dan ekonomi.
Peresmian pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan oleh Wakil Bupati Berau, Gamalis, mewakili Bupati Berau, dalam agenda yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026).
Dalam sambutannya, Gamalis menegaskan pentingnya data yang akurat sebagai landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila tidak didukung oleh data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ketika kita merasakan pembangunan tanpa berasaskan data, artinya kita sedang mencarikan sebuah kebajikan yang buta. Kita tentu tidak ingin itu terjadi,” ujarnya.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi semakin penting mengingat capaian investasi Kabupaten Berau yang mengalami peningkatan signifikan. Realisasi investasi di daerah ini tercatat mencapai 197 persen atau hampir menyentuh angka 200 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mengawal pertumbuhan investasi yang masif tersebut, Pemkab Berau menilai Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting dalam memotret kondisi dunia usaha secara menyeluruh.
Melalui sensus ini, pemerintah akan memperoleh gambaran yang lebih detail mengenai kekuatan ekonomi daerah, mulai dari sektor yang berkembang pesat hingga sektor yang masih memerlukan dukungan dan intervensi kebijakan.
“Data hari ini sangat membuka jalan demi memastikan sebuah kebijakan yang betul-betul dibutuhkan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat kepada masyarakat,” kata Gamalis.
Ia meyakini, ketersediaan data yang kuat akan membantu pemerintah menyusun regulasi yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia usaha. Data tersebut juga akan menjadi dasar dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat, industri pariwisata, serta penciptaan lapangan kerja baru.
Selain sektor sumber daya alam dan pertambangan yang selama ini menjadi penopang ekonomi daerah, Gamalis menyebut Berau saat ini juga tengah mendorong pengembangan sektor-sektor baru yang memiliki daya saing tinggi, salah satunya pariwisata.
Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Berau membuka peluang ekonomi yang besar bagi pelaku usaha lokal maupun investor, mulai dari sektor transportasi hingga akomodasi.
“Potensi baru hari ini dengan berbagai perangkat pada sektor pariwisata, kita menemukan pasar yang besar untuk menyediakan transportasi dan berbagai kebutuhan lainnya,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Gamalis mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk berpartisipasi aktif menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.
“Saya sangat mengharapkan Bapak dan Ibu masyarakat, khususnya para pelaku usaha, untuk dapat memberikan dukungan penuh terhadap Sensus Ekonomi Tahun 2026 ini dengan memberikan data-data yang benar, lengkap, dan jujur,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah, mulai dari camat, lurah, ketua RT, organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, hingga seluruh pemangku kepentingan terkait untuk turut mengawal dan mendukung pelaksanaan sensus tersebut.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Sensus Ekonomi Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dimulai,” pungkas Gamalis. (*)
Reporter: Georgie Silalahi
Editor: Endah Agustina








