Pemkab Berau Kebut Pengoperasian TPS 3R di Pulau Maratua

Pemkab Berau459 views

benuanta.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau mengambil langkah strategis untuk mempercepat operasional Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Pulau Maratua. Langkah ini diambil guna menjaga eksistensi Maratua sebagai destinasi wisata unggulan yang bersih dan nyaman bagi wisatawan.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyatakan pemerintah saat ini tengah melakukan penyesuaian teknis agar fasilitas yang telah terbangun tersebut bisa segera difungsikan. Fokus utama pemerintah adalah mencari formulasi operasional yang lebih efisien dari sisi anggaran.

Baca Juga :  Angkat Keindahan Alam dan Hutan, Bupati Sri Juniarsih Promosikan Batik Khas Berau

“Bangunan sudah ada, tinggal perbaikan atap agar siap digunakan. Kami berhasil mengefisiensikan anggaran sekitar Rp600 juta hingga Rp700 juta. Targetnya, fasilitas ini sudah bisa beroperasi tahun ini,” sebut Sri saat meninjau langsung lokasi di Maratua beberapa pekan lalu.

Menurut Sri, percepatan operasional TPS3R menjadi krusial untuk mengatasi persoalan limbah yang kerap menjadi sorotan di kawasan wisata tersebut. Diharapkan, kehadiran fasilitas ini mampu memberikan solusi permanen bagi pengelolaan sampah di Maratua.

Baca Juga :  Perjuangkan Fasilitas Transportasi Daerah, Pemkab Berau Usulkan Bantuan Bus ke Kemenhub

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau, Zulkifli Azhari, menjelaskan TPS3R akan menjadi pusat utama pengolahan sampah di pulau tersebut. Nantinya, seluruh sampah yang dikumpulkan dari warga maupun petugas kebersihan akan terpusat di fasilitas ini.

“Mengingat volume sampah di Maratua yang relatif terkendali dibandingkan wilayah lain, fasilitas dengan kapasitas besar ini sangat optimal untuk menangani seluruh limbah yang ada,” jelas Zulkifli.

Baca Juga :  KUA-PPAS Perubahan APBD 2026 Berau Resmi Disepakati, Pendapatan Naik Jadi Rp3,6 Triliun

Zulkifli menambahkan, sinergi antar-instansi terus diperkuat untuk mempercepat penyelesaian proyek ini. Pembangunan fisik menjadi tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, sementara operasional harian akan dikelola oleh DLHK Berau.

“Meskipun ada penyesuaian volume anggaran, kami pastikan fungsi utama TPS3R tetap berjalan optimal. Kajian teknis saat ini terus dimatangkan oleh DPUPR agar fasilitas segera siap pakai,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *