Tim Verifikasi Kementerian ESDM Siap Tinjau 15 Geosite Geopark di Berau

benuanta.co.id, BERAU– Panggung pariwisata dan sejarah Kabupaten Berau bersiap menghadapi momen besar pada awal Juli mendatang. Tim verifikasi khusus dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dijadwalkan bakal turun langsung ke lapangan untuk menyisir belasan titik strategis di wilayah ini.

Langkah ini dilakukan dalam rangka verifikasi dokumen usulan Geopark Sangkulirang Mangkalihat yang mencakup wilayah Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Timur.

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M. Said, mengonfirmasi tim verifikasi ini tidak main-main karena turut memboyong para peneliti dan akademisi andalan dari universitas ternama di Indonesia.

“InsyaAllah kemarin hadir langsung tim verifikasi dari Universitas Padjadjaran, kemudian Universitas Hasanuddin. Itu yang akan turun nanti penelitinya,” ungkap M. Said, Rabu (3/6/2026).

M. Said membeberkan kawasan Geopark ini merupakan kerja sama lintas wilayah yang sangat luas. “Jika di Kabupaten Kutai Timur terdapat 11 geosite, maka di Kabupaten Berau jumlahnya jauh lebih banyak, yaitu mencapai 15 geosite,” sebutnya.

Baca Juga :  Lolos Administrasi, Peserta Seleksi JPT Pratama Berau Jalani Assessment di Yogyakarta

Kata dia, sebaran 15 titik yang akan diverifikasi ini membentang sangat luas, mulai dari kawasan pedalaman hingga wilayah pesisir eksotis Berau.

“Di Kabupaten Berau itu ada 15. 15 itu tersebar mulai dari Kelay sampai ke Biduk-Biduk, termasuk yang ada di Maratua,” jelas Sekda.

Menariknya, M. Said menegaskan penilaian ini tidak hanya melulu soal keindahan alam atau hamparan kawasan karst semata. Tim ahli akan melihat potensi secara komprehensif, termasuk aspek budaya dan sejarah penting yang ada di dalamnya.

“Ini bukan hanya karst saja. Misalnya keraton, karena itu termasuk dalam situs-situs. Jadi Geopark ini bukan hanya alam, tapi budaya juga termasuk di dalamnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Pemkab Berau Kejar Percepatan Izin Galian C

Kedatangan tim peneliti dari Unpad dan Unhas ini mengemban misi krusial, yaitu memastikan bahwa seluruh dokumen yang telah diajukan oleh Pemkab Berau pada tahun lalu benar-benar valid dan sesuai dengan realita di lapangan.

“Pemerintah Kabupaten Berau sendiri mengaku sangat diuntungkan jika proses verifikasi ini berjalan mulus,” tegasnya.

Keberhasilan proyek ini dinilai akan menjadi investasi raksasa jangka panjang bagi sektor pariwisata Berau.

“Itu kan akan memastikan bahwa dokumen yang kita sudah sampaikan tahun lalu itu sesuai dengan fakta di lapangan. Dan seandainya itu dapat diverifikasi, ini merupakan sebuah keuntungan besar bagi kita di Kabupaten Berau. Sehingga kemudian Geopark Sangkulirang Mangkalihat ini menjadi salah satu investasi di bidang pariwisata,” jelas M. Said.

Baca Juga :  Rumor Dugaan Perselingkuhan ASN Berau, Sekda Minta Ada Laporan Resmi

Menyambut kedatangan tim dari Kementerian ESDM tersebut, Sekda Berau mengaku telah menginstruksikan dinas-dinas terkait untuk segera tancap gas melakukan persiapan matang di 15 titik yang menjadi target verifikasi.

Pemkab Berau fokus membenahi fasilitas penunjang di lapangan, mulai dari:
• Petunjuk jalan dan papan informasi
• Aksesibilitas dan jalur transportasi menuju lokasi
• Perangkat penunjang teknis lainnya di lapangan
• Kesiapan situs warisan budaya (seperti di kawasan Kelay)

“Untuk fakta di lapangan, kita sudah meminta kepada dinas-dinas terkait ya. Contoh misalnya penunjuk jalan, aksesibilitas, kemudian perangkat-perangkat yang dibutuhkan. Termasuk misalnya ada situs-situs warisan budaya seperti di Kelay dan sebagainya, kita minta kepada dinas terkait untuk mempersiapkan itu,” pungkas M. Said. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *