Tersandung Kasus Ijazah Palsu, DPMD Nunukan Segera Langsungkan Musdes untuk PJ Kades Srinanti

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kepala Desa (Kades) Srinanti, Kecamatan Sei Menggaris harus berurusan dengan hukum setelah terbukti menggunakan ijazah palsu saat maju di Pilkades 2022 lalu.

Kades berinisial UD itu divonis 7 bulan pidana kurangan oleh Pengadilan Neger (PN) Nunukan setelah diputuskan melanggar Pasal 263 ayat 2 KUHP.

Kepala Seksi Pemerintahan dan Kelembagaan Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Nunukan, Muhammad Akib Makmur mejelaskan Pilkades pada tahun 2022 kemarin berdasarkan laporan masyarakat ada dua calon kandidat ditemukan menggunakan ijazah palsu, namun satu calon telah mengundurkan diri yakni dari Desa Sanur, Kecamatan Tulin Onsoi.

Baca Juga :  Stok Darah di PMI Nunukan Menipis, Golongan B Tersisa 11 Kantong

Sementara itu, Kades Srinanti Kecamatan Sei Menggaris yang dilaporkan menggunakan ijazah palsu, menurut Akib pihaknya tidak menerima surat pada saat Pilkades berlangsung hingga terpilih dan ditetapkan sebagai kepala desa.

“Tidak ada surat masuk ke kita, namun laporan dari masyarakat kita juga tidak berani tindaklanjuti sebelum adanya surat jika ada keberatan,” kata  Akib kepada benuanta.co.id, Senin, (7/11/2022).

Baca Juga :  Perputaran Ekonomi Paras Fest 2026 Tembus Rp12,6 Miliar

Akib juga mengakui UD terpilih sebagai kades dengan suara terbanyak. Namun tidak ada masyarakat yang melaporkan bila UD menggunakan ijazah palsu. Padahal, warga di sana diberikan waktu sanggah selama tiga hari. Lantaran tidak adanya sanggahan, maka dibacakan pleno penetepan terhadap UD untuk selanjutnya menjabat sebagai Kades Srinanti.

Jika sudah inkrah di PN Nunukan, DPMD Nunukan akan melangsungkan Musyawarah Desa (Musdes) untuk melaksanakan Pergantian Antar Waktu (PAW). (*)

Baca Juga :  Langgar Aturan Keimigrasian, WNA Asal Pakistan Dideportasi dari Nunukan

 

Reporter : Darmawan

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *