SMPN 2 Nunukan Tutup Sementara, Banyak Siswa Terserang Flu, Batuk dan Demam

benuanta.co.id, NUNUKAN – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Nunukan ditutup sementara waktu dari aktivitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sejak tanggal 23 Februari hingga 9 Maret 2022. Hal itu dilakukan banyak keluhan peserta didik mengidap flu, batuk dan demam.

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Nunukan Arbain, mengatakan setelah dilakukan evaluasi PTM sejak Januari hingga bulan Februari 2022, guru-guru banyak yang menerima siswa izin karena sakit.

Baca Juga :  Dampak Asap Karthula, Disdik Nunukan Terapkan Belajar Dari Rumah Selama Tiga Hari

“Ijin sakit mereka ini terindikasi flu, demam dan batuk, saat kita tanyakan ke orang tuanya. Setiap harinya sekitar 100 orang ijin sakit yang kami terima,” kata Arbain, kepada benuanta.co.id, Rabu (23/2/2022).

Tidak hanya siswa sebagian guru juga mengalami hal yang sama Dema, flu dan batuk.

Kata Arbain, penyakit demam, flu dan batuk, terjadi ketika musim buah tahunan pada saat berbunga ini sering terjadi penyakit seperti itu. “Kalau bilang orang kampung di sini musim-musim berbunganya buah mangga pasti ada demam, flu dan batuk,” jelasnya.

Baca Juga :  Serapan Pupuk Bersubsidi Nunukan Tembus 93 Persen, DKPP Minta Tambahan Alokasi Tahun 2027

Melihat adanya anak-anak yang batuk turun sekolah sehingga pihak sekolah berinisiatif daripada banyak yang mengalami hal yang sama sehingga pihaknya mengajukan permohonan ijin ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan untuk menutup sementara sekolah selama 10 hari.

Diakui Arbain, pihak sekolah belum menggelar swab, namun pihak sekolah melakukan pencegahan dini penularan, tetapi proses belajar mengajar akan tetap  berjalan secara daring.

Baca Juga :  Bejat! Manfaatkan Situasi Rumah yang Sepi, Ayah di Nunukan Tega Cabuli Anak Kandungnya

“Kami meminta peran orang tua agar tetap menjaga kesehatan anaknya, dan jika yang sakit silakan periksa ke dokter, atau minuman vitamin. Proses belajar tetap dilakukan sesuai jadwal yang sudah kita bagikan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *