DKUKMPP Nunukan Pantau Harga Sembako di Pasar, Pasokan Pangan Dijamin Aman

Nunukan4 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan memastikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok (sembako) di daerah masih aman. Pemantauan harga dan pasokan terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan harga yang dapat berdampak pada masyarakat.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Nunukan, Dior Frames, mengatakan pemantauan terakhir di Pasar Rakyat Liem Hie Djung menunjukkan sejumlah komoditas kebutuhan pokok masih berada pada harga yang relatif terkendali.

“Untuk pasokan sembako saat ini aman. Kami tetap melakukan pemantauan di pasar untuk melihat perkembangan harga dan ketersediaan barang,” kata Dior.

Baca Juga :  Pastikan Data Faktual, Pemkab Nunukan Verifikasi Koperasi Merah Putih di Sebatik

Berdasarkan hasil pemantauan, harga beras medium berada di kisaran Rp15.000 per kilogram, sedangkan beras premium sekitar Rp16.350 per kilogram. Minyak goreng premium dijual sekitar Rp25.000 per liter, gula pasir kemasan premium Rp16.000 per kilogram dan tepung terigu sekitar Rp13.000 per kilogram.

Dior mengatakan, pergerakan harga lebih terlihat pada sejumlah komoditas hortikultura. Cabai keriting berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram, cabai besar Rp50.000-Rp60.000 per kilogram, sementara cabai rawit merah mencapai Rp90.000-Rp100.000 per kilogram.

Baca Juga :  Daerah Pemasok Dilanda Kemarau, Harga Cabai di Nunukan Masih Bertahan di Rp120 Ribu

“Untuk harga cabai rawit merah ini memang harganya naik karena daerah penghasil di Sulawesi Selatan dilanda kekeringan sehingga berpengaruh pada produksi dan harga,” ungkapnya.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras berada di kisaran Rp43.000-Rp45.000 per kilogram. Sementara daging sapi dijual sekitar Rp95.000-Rp120.000 per kilogram dan telur ayam ras sekitar Rp29.000 per kilogram.

Dior menyebut pemantauan harga tidak hanya dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga, tetapi juga memastikan pasokan komoditas tetap tersedia di tengah kebutuhan masyarakat. Menurutnya, perubahan harga maupun kendala distribusi akan menjadi perhatian agar dapat segera ditindaklanjuti bersama instansi terkait.

Baca Juga :  Cegah TPPO dan TPPM, Imigrasi Nunukan Turunkan Petugas hingga ke Desa

“Kami terus memantau kondisi di lapangan. Kalau ada perubahan harga maupun kendala pasokan, akan segera kami koordinasikan,” ujarnya.

Pemkab Nunukan juga mendorong pemantauan secara berkala sebagai langkah untuk mengetahui lebih awal jika terjadi kenaikan harga maupun gangguan pasokan sejumlah kebutuhan pokok di pasaran. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *