Persiapan Teknis Hampir Rampung, Porprov II Kaltara Bakal Pertandingkan 46 Cabor Prestasi dan 2 Cabor Eksebisi

benuanta.co.id, BULUNGAN – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara terus mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kaltara yang akan dilaksanakan di Kabupaten Malinau.

Porprov II Kaltara dijadwalkan berlangsung pada 10-22 November 2026. Persiapan kegiatan ini sudah dilakukan sejak Februari 2025.

Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov II Kaltara, Dr. Wiyono Adie mengatakan, persiapan yang dilakukan sudah berjalan sekitar satu tahun setengah. Saat ini persiapan mulai masuk pada tahapan pendataan atlet dan cabang olahraga yang akan mengikuti Porprov.

“Sudah dimulai sejak Februari 2025. Jadi dalam perjalanannya sudah satu tahun setengah untuk Porprov II ini,” katanya Rabu (23/9/2026).

Baca Juga :  Gelar Rapat Bersama KONI, Dispora Kaltara Kebut Persiapan Porprov II 2026 di Malinau

Ia mengatakan, pembinaan atlet selama ini dilakukan oleh KONI kabupaten dan kota bersama pengurus cabang olahraga. Sedangkan KONI Kaltara akan mengkoordinasikan hasil pembinaan dari masing-masing daerah.

Porprov II juga menjadi salah satu tahapan untuk melihat atlet yang bisa dipersiapkan menuju babak kualifikasi PON 2028 di NTB dan NTT.

“Ini sebuah event, kalau kita analogikan dengan skala nasional, ini adalah miniaturnya PON yang diselenggarakan di tingkat provinsi. Sifatnya mandatori atau wajib,” ujarnya.

Dalam Porprov II Kaltara ada 44 cabang olahraga prestasi dan dua cabang olahraga eksibisi. Total terdapat 549 kelas pertandingan yang akan dipertandingkan. Untuk kebutuhan pertandingan, KONI Kaltara menyiapkan 4.863 medali. Jumlah tersebut terdiri dari 1.504 emas, 1.504 perak dan 1.855 perunggu.

Baca Juga :  Arsenal Tumbang 0-3 di Kandang Brighton

Selain itu, persiapan organisasi pertandingan juga sudah dilakukan. Mulai dari panitia penyelenggara, Panwasra, dewan hakim, tim teknis hingga tim keabsahan. Wiyono menjelaskan, saat ini tahapan sudah masuk pada entry by sport. Setelah itu akan dilanjutkan entry by class dan entry by name.

Untuk entry by name atau pengesahan nama atlet dijadwalkan pada 28 Oktober 2026. Dari tahapan tersebut nantinya akan diketahui jumlah atlet yang mengikuti Porprov, termasuk cabang olahraga dan kelas yang diikuti setiap kabupaten dan kota.

“Di situ baru kita tahu berapa jumlah atlet sebenarnya, berapa kelas yang mereka ikuti, berapa cabang olahraga setiap kabupaten dan kota ikuti,” jelasnya.

Baca Juga :  AC Milan Kembali ke Jalur Kemenangan setelah Kalahkan Lecce 3-0

Menurut Wiyono, secara teknis persiapan Porprov sudah hampir selesai. Namun masih ada beberapa kendala yang berkaitan dengan kebutuhan pendukung pelaksanaan.

“Kalau bilang kesulitan saya rasa klasik. Kalau bicara tentang kesulitan pasti bermuara pada masalah-masalah pendukung. Tetapi secara teknis kita sudah siap,” katanya.

Untuk prestasi atlet, KONI Kaltara akan melihat hasil Porprov sebagai bahan evaluasi. Atlet yang dinilai memiliki potensi nantinya dapat kembali dipersiapkan melalui program pembinaan seperti TC desentralisasi dan TC sentralisasi.

“Dikatakan berprestasi nanti kita lihat pada finalnya. Finalnya dimana? Nanti di PON atau babak kualifikasi PON. Di situlah kita lihat tahapan puncak dari sebuah prestasi yang dicapai atlet,” pungkasnya.(*)

Reporter: Alvianita
Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *