benuanta.co.id, NUNUKAN — Lima jabatan strategis di Polres Nunukan resmi berganti. Rotasi ini menyasar posisi Kasatbinmas, Kasatpolairud, Kasikeu, Kapolsek Krayan, hingga Kapolsek Krayan Selatan. Pergantian tersebut ditandai dengan serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni, pada Senin (21/9/2026).
Bukan sekadar pergantian personel, rotasi ini menempatkan sejumlah pejabat baru pada posisi yang bersentuhan langsung dengan pelayanan masyarakat, pengamanan wilayah pesisir hingga kawasan perbatasan.
Untuk jabatan Kasatbinmas, AKP Najamuddin menyerahkan tugas kepada IPTU Andi Irwan. Sementara Kasatpolairud berganti dari IPTU Ekhsel Reynhard Nanlohy kepada IPTU Ghazy Prima Daffa Ohoirat.
Posisi Kasikeu kini dijabat IPDA Muhammad Agus Salim, menggantikan IPTU Samsuhani.
Sedangkan jabatan Kapolsek Krayan dipercayakan kepada IPDA Baru Yulius, menggantikan IPDA Muh. Jawahir Oemar Hakim. Untuk Kapolsek Krayan Selatan, jabatan tersebut beralih dari IPDA Zulkifli kepada IPDA Steven Bunga.
Kapolres Nunukan AKBP Ruslaeni menegaskan, pergantian jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi untuk menjaga kualitas pelaksanaan tugas sekaligus meningkatkan pelayanan kepolisian.
“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Ruslaeni.
Kepada pejabat yang baru, Ruslaeni meminta agar segera memahami karakteristik wilayah, persoalan yang dihadapi masyarakat, serta tugas pokok pada satuan masing-masing.
Ia juga menekankan agar pejabat baru tidak hanya menunggu laporan, tetapi aktif melihat kondisi di lapangan dan memastikan setiap persoalan yang membutuhkan kehadiran polisi dapat ditangani secara cepat dan tepat.
“Segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan pahami karakteristik wilayah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Arahan tersebut menjadi penting bagi pejabat yang bertugas di wilayah perbatasan seperti Krayan dan Krayan Selatan. Kondisi geografis dan akses wilayah menuntut jajaran kepolisian untuk mampu membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Ruslaeni juga mengapresiasi pejabat lama yang telah menjalankan tugas di Polres Nunukan. Sementara kepada pejabat baru, ia meminta agar amanah jabatan tidak hanya dijalankan secara administratif, tetapi diwujudkan melalui kinerja yang terlihat di lapangan.
“Pergantian lima jabatan ini diharapkan tidak berhenti pada perubahan struktur, tetapi diikuti peningkatan kinerja, respons terhadap persoalan masyarakat, serta penguatan keamanan di wilayah hukum Polres Nunukan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







