RSUD Nunukan Target Peningkatan Sarana dan Prasarana, Salah Satunya Cathlab

Nunukan93 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan terus berkomitmen meningkatkan sarana prasarana untuk menunjang pelayan kesehatan kepada masyarakat.

Plt. Direktur RSUD Nunukan, dr. Andi Bau Tune Mangkau mengatakan, saat ini berbagai layanan yang tersedia di rumah sakit.

Untuk pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), RSUD Nunukan menyediakan layanan 24 jam yang meliputi triase, resusitasi, tindakan pelayanan medis, serta ruang observasi intensif.

“Untuk pelayanan rawat jalan memiliki 20 poliklinik spesialis yang melayani berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat,” kata dr Andi Bau.

RSUD Nunukan juga memiliki instalasi penunjang nonmedik, yaitu layanan yang tidak berkaitan langsung dengan tindakan medis, tetapi berperan penting dalam mendukung kelancaran operasional rumah sakit, kenyamanan, keselamatan, serta mutu pelayanan bagi pasien.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Dugaan Investasi Bodong di Nunukan, Puluhan Korban Alami Kerugian Ratusan Juta

Selain itu terdapat instalasi rawat inap yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu rawat inap umum dan rawat inap khusus.

Adapun instalasi penunjang medik berfungsi mendukung pelayanan medis utama seperti diagnostik, terapi, dan rehabilitasi. Layanan ini tidak berupa tindakan klinis langsung oleh dokter, namun memiliki peran penting dalam memastikan diagnosis yang akurat, terapi yang tepat, serta keselamatan pasien.

Baca Juga :  Kapolres Nunukan Gandeng Insan Pers Dorong Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Dari sisi sumber daya manusia (SDM), RSUD Kabupaten Nunukan saat ini memiliki 681 tenaga kerja, yang terdiri dari PNS, PPPK penuh waktu, PPPK paruh waktu, dan Non-ASN.

“Namun jumlah ini sebenarnya masih belum memenuhi kebutuhan ideal rumah sakit yang mencapai 830 orang, sehingga masih dibutuhkan sekitar 150 tenaga tambahan,” ungkapnya.

Andi Bau mengatakan, ada beberapa rencana pembangunan yang di targetkan oleh pihaknya.

Untuk jangka pendek, pihak rumah sakit akan melakukan rehabilitasi Gedung Anggrek dan Gedung Bougenville, memfungsikan Gedung Mawar yang telah selesai direhabilitasi pada tahun 2025.

Baca Juga :  Hasil Produksi Pertanian Hortikultura Selisun Nunukan Diharapkan dapat Berkembang

Penambahan layanan Cathlab, Pembangunan Gedung Cytotoxic. Sementara itu, untuk jangka menengah, RSUD Nunukan berencana memfungsikan salah satu gedung keperawatan menjadi ruang perawatan Paviliun.

Ia juga mengatakan akan meningkatkan kualitas SDM medis, mulai dari dokter umum dan dokter gigi menjadi dokter spesialis, serta dari spesialis menuju subspesialis, termasuk peningkatan kompetensi tenaga kesehatan lainnya yang dibutuhkan.

Sehingga, ia berharap dengan berbagai rencana pengembangan tersebut, kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Nunukan dapat terus meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *