RSUD Nunukan Optimis Lunasi Sisa Utang Tahun 2027

benuanta.co.id, NUNUKAN – Perbaikan tata kelola manajemen, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan berhasil lunasi hutang sebesar Rp 9.054.101.071,45 di tahun 2025.

Plt. Direktur RSUD Nunukan, dr. Andi Bau Tune Mangkau mengungkapkan, dari total utang Rp 42 miliar di tahun 2021, saat ini sisa hutang atau kewajiban yang harus di bayarkan RSUD Nunukan yakni sebesar Rp 16.986.500.297,01 miliar.

“Ini merupakan bentuk komitmen kita dengan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan dan mengatur menajemen RSUD dengan lebih baik. Alhamdulillah, di tahun 2025 kita sudah membayarkan kewajiban sebesar Rp 9 Miliar, sehingga kewajiban kita tersisa Rp 16,9 Miliar,” ungkap Andi Bau.

Dijelaskannya, Tahun 2024 lalu, Pemda Nunukan telah memberikan APBD sekitar 19 miliar, ditambah anggaran BTT sekitar Rp 6,5 miliar untuk menanggung gaji honor, pembayaran air dan listrik.

Kendati demikian, Andi optimis jika sisa kewajiban tersebut di atas dapat di lunasi di tahun 2027.

Hal ini lantaran ia melihat adanya kenaikan jumlah kunjungan di RSUD Nunukan, baik itu pasien rawat jalan manapun rawat inap yang setahun belakangan ini mengalami kenaikan rata-rata 5 ribu hingga 6 ribu pasien setiap bulannya. Kenaikan jumlah pasien ini berpengaruh kepada pendapatan RSUD Nunukan setiap bulannya.

Menurutnya, kenaikan jumlah pengunjung di RSUD ini tidak terlepas dari dampak positif peningkatan sarana prasarana, pelayanan dan SDM yang dilakukan oleh pihaknya.

“Selama ini bayak pasien kita yang selalu rujuk ke Malinau, Kota Tarakan, bahkan ke Malaysia. Namun tren itu sekarang turun. Karena masyarakat kita saat ini lebih banyak memilih untuk di rawat di RSUD ini. Inilah yang menyebabkan kunjungan kita mengalami peningkatan,” jelasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *