Kucurkan Anggaran Rp 1,3 Miliar, Irwan Sabri Launching Perdana SOA Barang ke Krayan

benuanta.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri resmi Launching Penerbangan perdana Subsidi Ongkos Angkut (SOA) barang tahun anggaran 2025 pada Selasa (21/10/2025) pagi.

Irwan menjelaskan bahwa, program SOA ini adalah bantuan dana dari pemerintah untuk membiayai ongkos angkut yang berlaku, kepada penyedia jasa angkut kebutuhan pokok masyarakat dari pusat distribusi sampai dengan daerah perbatasan dan daerah terpencil di Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  Di Tengah Polemik Penangkapan Ballpress di Perbatasan Negeri, KADIN Nunukan Dorong Jalur Perdagangan Legal

“Untuk volume penerbangan rute Bandara Nunukan – Bandara Long Bawan sebanyak 18 kali penerbangan dengan pengiriman barang 21.600 Kg, rute bandara Nunukan – bandara Binuang sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 Kg dan rute bandara Nunukan – bandara Long Layu sebanyak 5 kali penerbangan dengan pengiriman barang 3.000 kg,” tutur Irwan.

Diungkapkan Irwan, total SOA udara barang yang bersumber dari APBD Kabupaten Nunukan sebesar Rp. 1.399.998.600.

Baca Juga :  Stok Darah di PMI Nunukan Menipis, Golongan B Tersisa 11 Kantong

Menurutnya, tujuan SOA barang ini sendiri adalah dalam rangka pemerataan penyebaran barang – barang kebutuhan pokok masyarakat daerah perbatasan dan menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok.

Irwan berharap dengan adanya program SOA ini, masyarakat yang ada di Krayan dan Krayan Selatan dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Ia menambahkan, SOA barang ini diluncurkan mendekati Hari Besar Keagamaan (HBG) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di dataran tinggi Krayan hingga perayaan Natal dan Tahun baru.

Baca Juga :  2 Pengedar Sabu di Nunukan Diamankan Tim Gabungan, Barbuk 81 Gram dan 42.100 Ringgit Malaysia Turut Disita

“Ke depan, kita akan terus berupaya agar daerah dengan keterbatasan akses transportasi dan komunikasi ini dapat diberikan stimulan melalui berbagai program, sehingga kesenjangan harga dengan wilayah perkotaan dapat terus ditekan dan diperkecil,” pungkasnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *