RDP Pembahasan Status Pangkalan Haji Putri Ricuh

benuanta.co.id, NUNUKAN – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar untuk membahas kejelasan status Pangkalan Haji Putri di Kabupaten Nunukan, berlangsung panas dan memicu ketegangan antaranggota DPRD.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Nunukan, Andi Mulyono, didampingi oleh Mansur Rincing, digelar di Ruang Ambalat I pada Senin (25/8/2025) mulai pukul 10.00 WITA hingga 14.30 WITA.

Anggota DPRD Nunukan, Saddam Husein, mengungkapkan kekecewaannya terhadap jalannya rapat yang dinilainya terlalu berlarut-larut tanpa menghasilkan solusi konkret.

Baca Juga :  Liquid Ganja Sintetis Ancam Pelajar di Nunukan, Polisi Tekankan Peran Pengawasan Orang Tua

“Dari pada mutar-mutar dan panjang lebar, nggak usah lah juga DPRD ini mau menjadi penyidik. Coba diarahkan oleh pimpinan rapat, karena dari pagi belum juga selesai dan belum ada titik terang,” tegas Saddam dalam rapat tersebut.

Ia menambahkan, seharusnya rapat lebih difokuskan pada langkah teknis yang bisa dilakukan bersama instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, KSOP, camat, dan lurah, agar persoalan dapat segera diselesaikan.

Baca Juga :  Dari Pertambangan hingga Perbankan, 15 Perusahaan Ikut Andil di Job Fair 2026 Nunukan

“Kalau tidak diarahkan, pembahasan akan mutar-mutar terus, seolah-olah semua mau jadi penyidik. Ini adalah tugas pimpinan agar rapat ini jelas,” lanjutnya.

Situasi memanas ketika anggota DPRD lainnya, Hendrawan, turut meluapkan kekesalan akibat pembahasan yang dianggap tidak fokus.

“Bicara betul-betul, sampai panas ini kuping telinga, kalau mau bicara daerah kita,” ucapnya dengan nada tinggi.

Baca Juga :  Langgar Aturan Keimigrasian, WNA Asal Pakistan Dideportasi dari Nunukan

Kericuhan semakin memuncak saat anggota DPRD Donal secara emosional menjatuhkan meja di depan forum RDP, mengejutkan seluruh peserta rapat. Aksi tersebut sontak membuat suasana ruangan hening sejenak. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *