Pemkab Nunukan Apresiasi Sosialisasi Batas Negara Indonesia–Malaysia 2025 Bersama Mabes TNI

Nunukan85 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Batas Negara Hasil Kesepakatan Indonesia–Malaysia Tahun 2025 yang digelar bersama Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI), Kamis (24/7/2025).

Mewakili Bupati Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abdul Munir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momen penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang batas negara yang selama ini masih menjadi polemik, khususnya di wilayah perbatasan.

Abdul Munir menegaskan bahwa batas negara adalah salah satu unsur esensial bagi keberadaan sebuah negara. Mengacu pada Konvensi Montevideo tahun 1933 tentang Hak dan Kewajiban Negara-Negara, terdapat empat elemen dasar yang harus dimiliki sebuah negara, yakni penduduk, wilayah, pemerintahan, dan kedaulatan.

Baca Juga :  Warga Aji Kuning Lakukan Perbaikan Jembatan Kayu secara Swadaya

“Dengan dimilikinya keempat elemen dasar tersebut, maka suatu negara dapat diakui sebagai entitas berdaulat oleh komunitas internasional,” kata Abdul Munir.

Munir juga mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas capaian besar dalam penyelesaian sejumlah wilayah batas negara yang selama ini berstatus Outstanding Boundary Problem (OBP). Beberapa titik yang sebelumnya masuk dalam kategori “abu-abu” kini telah mendapatkan kejelasan melalui kesepakatan batas wilayah antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia.

Baca Juga :  Ratusan Juta Hasil Penjualan Rumput Laut Digelapkan, Pria di Nunukan Selatan Diamankan Polisi

“Ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat, terutama mereka yang berada di wilayah-wilayah perbatasan yang selama ini hidup dalam ketidakpastian. Kejelasan batas ini memberikan kepastian dalam aspek administrasi, penegakan hukum, pembangunan, dan berbagai sektor lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Munir berharap sosialisasi ini dapat menjadi sarana untuk menghapus ketidaktahuan dan kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat pemahaman kolektif mengenai batas wilayah negara.

Baca Juga :  Pelaku Pembuang Jasad Bayi di Sebatik Dilidik Polisi, Telusuri lewat CCTV hingga Klinik Bersalin

“Harapan kami, dengan telah diselesaikannya persoalan batas wilayah pada beberapa segmen tersebut, akan muncul dampak ikutan dan efek domino yang positif, yakni terwujudnya wilayah perbatasan yang semakin maju, tertib, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” tutup Munir. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *