Stok Melimpah, Harga Bawang di Nunukan Rp 30 Ribu per Kilogram

benuanta.co.id, NUNUKAN – Harga bawang putih dan merah di pertengahan Februari 2024 mulai mengalami penurunan. Penurunan ini seiring dengan melimpahnya pasokan bawang di pasar Kabupaten Nunukan.

Rizal pedagang sayur di Inhutani Nunukan mengatakan, saat ini bawang yang sudah dikupas dibanderol Rp 35.000, sedangkan yang belum dikupas Rp 30.000. Biasanya bawang putih yang sudah dikupas mencapai Rp 40.000 per kilogramnya.

Baca Juga :  RSU Sebatik Masuki Masa Transisi ke Rumah Sakit Rujukan, Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan

“Turunnya baru saja sekitar 5 hari, karena saat ini stok banyak,” kata Rizal, kepada benuanta.co.id, Rabu, 21 Februari 2024.

Sepinya minat konsumen untuk membeli bawang telah terjadi sejak 5 hari belakangan ini. Harga ini juga diakui para pedagang kesulitan untuk mendapatkan keuntungan.

Hal senada juga disampaikan, Darmawati, pedagang pasar lainnya, bawang merah hanya dihargai Rp 30.000 dan bawang putih Rp 35.000 per kilogram.

Baca Juga :  Suasana Damai Warnai Perayaan Waisak di Nunukan

“Bawang ini berasal dari Sulawesi, untuk bawang Malaysia sudah kurang di Nunukan,” jelasnya.

Selama ini mata rantai distribusi bawang merah maupun bawang putih wilayah Nunukan cenderung aman dan lancar. Pola distribusi dari para pengepul adalah keterbukaan harga, sehingga masyarakat dan pengecer dapat mengontrolnya.

“Harga dan barang kita terbuka. Jadi jarang mendapat keluhan dari masyarakat, harga terlalu tinggilah atau kualitas barang tidak bagus,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Banjir di Permukiman Sebatik Tengah Mulai Surut

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *