benuanta.co.id, MALINAU – Kabupaten Malinau terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) II Kalimantan Utara 2026 yang dijadwalkan berlangsung November mendatang. Sejumlah aspek mulai dari venue pertandingan, anggaran, kesiapan atlet, hingga akomodasi dan transportasi kontingen terus dikebut menjelang pelaksanaan.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malinau, Dr. Ernes Silvanus, S.Pi., M.M., M.H., mengungkapkan secara umum Malinau telah siap dan berkomitmen penuh menyukseskan pelaksanaan Porprov II Kaltara. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malinau, Panitia Besar (PB) Porprov dan KONI Malinau juga terus diperkuat melalui koordinasi secara berkala.
“Secara umum, Kabupaten Malinau sangat siap dan berkomitmen penuh untuk menyukseskan Porprov II Kaltara pada November mendatang. Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Malinau, Panitia Besar (PB) Porprov, dan KONI Malinau terus berjalan solid,” ungkapnya, Kamis (1/10/2026).
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai kebutuhan penyelenggaraan dapat dipersiapkan secara optimal. Tidak hanya menyangkut teknis pertandingan, tetapi juga akomodasi, transportasi hingga pelayanan terhadap tamu dan kontingen yang datang ke Malinau.
“Koordinasi intensif dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh aspek, mulai dari teknis pertandingan, akomodasi, transportasi, hingga pelayanan tamu, dapat berjalan lancar dan optimal,” jelasnya.
Dari sisi venue, Ernes menyebut sebagian besar lokasi pertandingan di Malinau saat ini telah berada dalam kondisi siap dan layak digunakan. Meski demikian, tim teknis bersama dinas terkait masih melakukan sejumlah pekerjaan akhir berupa inventarisasi, pemeliharaan dan penyempurnaan fasilitas pendukung di beberapa venue.
“Sebagian besar venue pertandingan di Malinau sudah dalam kondisi siap dan layak digunakan. Saat ini, tim teknis bersama dinas terkait terus melakukan inventarisasi, pemeliharaan akhir atau finishing, serta penyempurnaan fasilitas pendukung di beberapa lokasi pertandingan,” jelasnya.
Penyempurnaan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap venue memenuhi standar keselamatan sekaligus kebutuhan masing-masing cabang olahraga. KONI Malinau optimistis seluruh venue dapat dinyatakan siap sebelum pembukaan Porprov II Kaltara.
“Kami optimis seluruh venue sudah clear dan siap 100 persen sebelum pembukaan acara,” ucapnya.
Sementara terkait anggaran, Pemerintah Kabupaten Malinau bersama Pemerintah Provinsi Kaltara dan KONI terus mengawal ketersediaan serta efisiensi anggaran untuk pelaksanaan Porprov II. Dukungan pembiayaan disiapkan melalui mekanisme hibah daerah dan dukungan APBD dengan menyesuaikan kebutuhan riil penyelenggaraan.
“Skema dukungan anggaran dialokasikan melalui mekanisme hibah daerah dan dukungan APBD, disesuaikan dengan kebutuhan riil penyelenggaraan,” katanya.
Ernes menegaskan pengelolaan detail operasional dan angka anggaran secara teknis berada pada panitia penyelenggara. Hal tersebut dilakukan agar penggunaan anggaran tetap efektif, transparan dan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Detail operasional dan angka pastinya dikelola secara teknis oleh panitia agar pelaksanaan tetap efektif, transparan, dan sesuai aturan,” tegasnya.
Di sisi lain, persiapan kontingen Malinau juga terus dilakukan. Para atlet telah menjalani program Pemusatan Latihan (TC), baik secara mandiri maupun terpusat, sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan. KONI Malinau juga memproyeksikan partisipasi maksimal pada cabang-cabang olahraga unggulan daerah
“Dari sisi prestasi, kontingen Malinau telah melakukan persiapan matang melalui program Pemusatan Latihan (TC) mandiri maupun terpusat. KONI Malinau memproyeksikan partisipasi maksimal di cabang-cabang olahraga unggulan daerah,” imbuhnya.
Mengenai target prestasi, Malinau mengusung aspirasi untuk memberikan hasil terbaik dalam Porprov II Kaltara. Selain mengejar perolehan medali, kontingen Malinau juga diharapkan mampu memperbaiki peringkat dari pelaksanaan Porprov sebelumnya.
“Malinau tentu beraspirasi memberikan hasil terbaik dan meraih prestasi maksimal, baik dalam perolehan medali maupun perbaikan peringkat dari Porprov sebelumnya, sekaligus sukses menjadi tuan rumah yang ramah,” tuturnya.
Meski sebagian besar persiapan telah berjalan, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan menjelang pelaksanaan. Fokus utama saat ini diarahkan pada perapian berbagai detail teknis di lapangan, termasuk finalisasi jadwal pertandingan masing-masing cabang olahraga dan kesiapan logistik.
“Dengan waktu yang semakin mendekat, fokus utama kami adalah merapikan detail-detail teknis di lapangan. Ini meliputi finalisasi jadwal pertandingan per cabor, kesiapan logistik, penyempurnaan akses pendukung venue,” jelasnya.
Selain itu, koordinasi terkait rekayasa lalu lintas dan skema penampungan kontingen dari kabupaten/kota lain juga terus dilakukan. Seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan diminta bekerja maksimal agar berbagai kebutuhan teknis dapat diselesaikan sebelum pertandingan dimulai.
“Semua elemen saat ini bekerja ekstra untuk memastikan tidak ada poin teknis yang terlewat,” katanya.
Lebih jauh, pelaksanaan Porprov II Kaltara di Malinau diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga antarkabupaten/kota. Gelaran tersebut juga diharapkan mampu menjadi wadah untuk menemukan atlet-atlet berbakat yang nantinya dapat membawa nama Kalimantan Utara ke tingkat nasional.
“Besar harapan kami agar Porprov II Kaltara di Malinau tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata, tetapi juga melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap membawa nama Kaltara ke tingkat nasional,” tambahnya.
Menurut Ernes, penyelenggaraan Porprov juga memiliki peluang memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Kehadiran kontingen dan tamu dari berbagai daerah diharapkan dapat menggerakkan sektor usaha lokal, termasuk UMKM, perhotelan dan kuliner.
“Kami berharap gelaran ini menjadi penggerak roda perekonomian lokal, UMKM, perhotelan, dan kuliner, serta mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan seluruh masyarakat Kalimantan Utara,” pungkasnya. (*)
Reporter: Eko Saputra
Editor: Ramli







