Pemprov Kaltara Perkuat Kepatuhan Pajak untuk Dongkrak PAD

benuanta.co.id, BULUNGAN — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) memperkuat kepatuhan wajib pajak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Tim Satuan Tugas Pendapatan Asli Daerah menyosialisasikan tugas dan fungsi satgas kepada PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

Ketua Tim Satgas PAD Kaltara sekaligus Kepala Badan Pendapatan Daerah Kaltara, Datu Iqro Ramadhan, mengatakan kepatuhan wajib pajak menjadi salah satu kunci optimalisasi penerimaan daerah.

“Kami datang untuk menyampaikan pentingnya kepatuhan pajak sekaligus menjelaskan tugas dan fungsi Tim Satgas PAD,” sebutnya, Kamis (27/8/2026).

Baca Juga :  Urai Kemacetan, Dishub Kaltara Tertibkan Antrean Kendaraan di SPBU Sengkawit

Menurut Iqro, satgas bertugas mengingatkan wajib pajak agar memenuhi kewajiban sesuai ketentuan dan tepat waktu. Tim juga mencermati serta memantau data yang disampaikan oleh wajib pajak.

Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dilaporkan dan kondisi sebenarnya, pemerintah daerah akan menindaklanjutinya berdasarkan aturan yang berlaku.

“Wajib pajak kami harapkan dapat memenuhi kewajibannya tepat waktu dan menyampaikan data secara benar. Kalau ditemukan ketidaksesuaian, tentu akan ada tindak lanjut sesuai aturan,” ujar dia.

Baca Juga :  AI Bukan Pengganti Manusia, Guru dan Siswa Diminta Tetap Kritis

Iqro mengatakan keberadaan Satgas PAD tidak hanya berorientasi pada pengawasan. Pemerintah juga ingin membangun komunikasi dengan pelaku usaha agar persoalan perpajakan dapat dibahas secara terbuka.

Menurut dia, koordinasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha diperlukan untuk mengoptimalkan potensi PAD. Penerimaan tersebut menjadi salah satu sumber pembiayaan berbagai program pembangunan daerah.

Baca Juga :  Karhutla di Bulungan Seluas 515 Ha, BPBD Kaltara Belum Tau Penyebabnya

Dia berharap sosialisasi dan pengawasan terpadu tersebut dapat meningkatkan kesadaran wajib pajak. Dengan kepatuhan yang semakin baik, potensi penerimaan daerah diharapkan dapat digali secara optimal untuk memperkuat kapasitas fiskal Kaltara. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *