1.787 Rumah Tangga di Kaltara Terima Bantuan Pasang Listrik Gratis ‎

benuanta.co.id, NUNUKAN– Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersama Pemerintah Pusat resmi merealisasikan program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun Anggaran 2025.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Juni Mardiansyah, M.AP., menyaksikan langsung penyerahan bantuan simbolis tersebut. Peresmian yang dipusatkan di RT 8 Desa Setabu, Kecamatan Sebatik Barat, Rabu (4/3/2026).

‎Juni Mardiansyah mengungkapkan, hal Ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meratakan akses energi di wilayah beranda depan NKRI. ‎Menurutnya, program ini bukan sekadar urusan teknis kabel dan lampu, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

‎”Langkah ini adalah upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi masyarakat. Dengan listrik yang layak, anak-anak di perbatasan kini bisa belajar dengan pencahayaan yang lebih baik di malam hari,” ujar Juni Mardiansyah.

Baca Juga :  Antisipasi Penyakit Ternak Kiriman, Pemprov Kaltara Mulai Terapkan Cek Point 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), menegaskan listrik adalah penggerak utama kesejahteraan. Ia berharap bantuan ini dapat memicu aktivitas warga agar lebih produktif, terutama di sektor ekonomi rumah tangga.

‎Ia juga menyebutkan realisasi BPBL tahun ini merupakan buah kolaborasi strategis antara sember pendanaan APBN dan APBD Provinsi Kaltara.

Baca Juga :  Diskon Tiket PELNI Lebaran 2026 Berlaku 11 Maret–5 April

Total sebanyak 1.787 rumah tangga menjadi sasaran manfaat dengan rincian, APBN 1.516 Rumah, Kementerian ESDM RI APBD Provinsi 271 Rumah Pemprov Kaltara sehingga total manfaat 1.787 Rumah.

‎Anggota DPR RI Dapil Kaltara, Hj. Rahmawati, mengungkapkan percepatan bantuan ini bermula dari aduan warga melalui media sosial.

“Aspirasi ini masuk lewat Direct Message (DM) di Instagram pribadi saya. Langsung saya koordinasikan dengan dinas terkait dan Bapak Gubernur. Alhamdulillah, hari ini bisa terealisasi,” ungkap Hj. Rahmawati.

Baca Juga :  BI Kaltara Dorong Penguatan UMKM lewat Road to Khasafa di Bulan Ramadan

Ia juga menekankan, kehadiran listrik di wilayah perbatasan adalah simbol kedaulatan negara. Selain listrik, ia memaparkan sejumlah program pusat lainnya yang dibawa ke Kaltara, seperti kuota 2.000 unit program Bedah Rumah serta program pendidikan SMA Garuda di Tanjung Selor.

Hj. Rahmawati mengimbau seluruh keluarga penerima manfaat untuk menjaga dan merawat instalasi listrik yang telah terpasang. Masyarakat diminta waspada terhadap kerusakan kabel sekecil apa pun guna menghindari risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran di lingkungan pemukiman. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *