Belasan Rumah Warga di Desa Tubu Malinau Utara Ludes Terbakar

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Belasan rumah warga di Desa Tubu, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ludes dilahap si jago merah, Sabtu (18/5) pagi.

Kejadian kebakaran itu diduga bermula dari rumah milik salah satu warga yang mengalami korsleting arus listrik yang kemudian terbakar dan menjalar ke belasan rumah lainnya.

“Kalau dari keterangan saksi dan korban kebakaran ini, awal mula kebakaran terjadi pada pukul 10.40 WITA tadi, karena arus pendek dari kamar bagian tengah rumah bapak Abraham Lawai. Di mana saat itu si pemilik rumah merasakan hawa panas lalu pergi mengecek dan api sudah besar dari bagian kamar tengah,” kata Kasat Pol PP dan Damkar Malinau melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian, Rury Ahmad Sururie, pada Sabtu, 18 Mei 2024.

Baca Juga :  Polres Malinau Ungkap Pencurian Sarang Walet hingga Tempayan

Dijelaskan Rury, pada awal kebakaran para warga sempat berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya agar api tidak membesar dan membakar rumah warga lainnya.

Namun sayangnya, upaya itu gagal karena rumah yang terbuat dari bahan kayu membuat api menjadi semakin membesar.

“Setelah itu warga menelepon kita dan kita pun meluncur ke lokasi untuk memadamkan api dengan membawa puluhan personel Damkar dan beberapa unit mobil pemadam,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Malinau Ungkap Pencurian Sarang Walet hingga Tempayan

Dari kejadian ini total ada sekitar 12 rumah yang mengalami kebakaran dengan total kerugian ditafsirkan mencapai ratusan juta rupiah.

“Untuk korban jiwa, korban luka berat dan ringan tidak ada, selain materiil dan tadi api juga baru bisa kita padamkan sekitar pukul 13.00 Wita jadi sekitar dua jam lebih kita berupaya memadamkan api,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Malinau Jakaria yang sempat hadir di lokasi kebakaran mengatakan kalau pihak pemerintah akan segera berupaya memberikan bantuan untuk pemulihan para korban.

Baca Juga :  Polres Malinau Ungkap Pencurian Sarang Walet hingga Tempayan

“Saat ini kita data dulu korbannya, karena kejadiannya juga baru terjadi setelah itu baru kita upayakan bantuan untuk masyarakat yang menjadi korban,” lanjutnya.

“Disini juga saya mengapresiasi warga yang ternyata bergotong-royong untuk membantu para korban,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1937 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *