Polres Malinau Ungkap Pencurian Sarang Walet hingga Tempayan

benuanta.co.id, MALINAU – Gelar patroli keamanan malam Polres Malinau berhasil mengungkap empat tindak pidana pencurian dalam waktu sepekan ini.

Kasus pencurian itu ternyata melibatkan 4 pelaku yang masih remaja. Keempat remaja ini terlibat dalam pencurian tiga sarang walet dan satu tempayan.

Kapolres Malinau AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kasat Reskrim Polres Malinau IPTU Reginald Yuniawan Sujono mengatakan keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras polisi dan dukungan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Malinau. Keberhasilan ini adalah bukti kerja keras anggota Polres Malinau dan kerjasama yang baik dengan masyarakat,” ujar IPTU Reginald, Kamis (13/6/2024).

Ia menambahkan pengungkapan kasus pencurian sarang walet yang pertama bermula dari peternak walet yang mendapati sarang waletnya dalam keadaan pintunya sudah di rusak dan mengalami kerugian kurang lebih Rp 5 juta.

“Menanggapi laporan tersebut, tim Satreskrim Polres Malinau melakukan penyelidikan intensif dan berhasil menangkap serang pelaku AW (24), pada tanggal 7 Juni 2024 di salah satu Desa Kecamatan Malinau Utara,” ungkapnya.

Setelah itu pengungkapan kasus pencurian sarang walet yang kedua bermula dari kakak pelapor yang melihat belakang dinding sarang walet milknya di Desa Sempayang RT 03, Kecamatan Malinau Barat sudah dalam keadaan terbongkar. Kemudian pemilik mengecek di dalam sarang walet sudah hilang.

“Di sini pelaku berinisial W (26) berhasil diamankan di salah satu Desa di Kecamatan Malinau Kota,” ujarnya.

Kemudian pengungkapan kasus pencurian sarang walet yang ketika bermula dari pemilik sekaligus pelapor yang melihat gembok pintu sarang waletnya yang terleta di Desa Lubak Manis, RT 1 Kecamatan Malinau Utara sudah dalam keadaan rusak dan sarang waletnya sudah hilang.

“Di sini kita juga mengamankan seorang pelaku berinial MS (18) di satu Desa Kecamatan Malinau Utara,” bebernya.

Selain itu, dalam kasus lainya, Polres Malinau juga berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian tempayan di salah satu rumah warga yang terletak di Desa Malinau Hulu. Dari kejadian tersebut diamankan seorang pelaku dengan inisial JM (28) beserta barang bukti 1 buah tempayan yang bekisar dengan harga Rp 15 juta di salah satu desa di Malinau Kota.

Keempat pelaku kini telah ditahan di Polres Malinau untuk penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan terus berupaya menjaga keamanan dan kenyamanan warga Malinau. Tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di wilayah ini,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2526 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *