Remaja Hanyut di Malinau Ditemukan Meninggal Dunia

benuanta.co.id, TARAKAN – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan remaja dengan identitas Muhammad Abi Saputra (16) dalam kondisi meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, korban dikabarkan tak lagi terlihat sejak pukul 10.30 WITA setelah pamit pergi berenang di Sungai Tajan Sembuak Warod Malinau pada Selasa, 7 Mei 2024.

Akhirnya, masyarakat membuat laporan ke Basarnas Tarakan sehingga operasi SAR pencarian remaja malang itu dilakukan mulai pukul 15.30 WITA.

Baca Juga :  Dorong Program Desa Sarjana dan Pembangunan Jaringan Internet bagi Sekolah Pelosok

Basarnas bersama potensi SAR lainnya melakukan penyisiran di Last Know Position (LKP) diduga hanyutnya korban. Tak berselang lama sekira pukul 17.55 WITA, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban.

“Tim SAR Gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan radius 5 meter dari LKP,” ujar Kepala Basarnas Tarakan, Syahril, Selasa (7/5/2024).

Setelah menemukan korban, Tim SAR Gabungan langsung melakukan evakuasi ke RSUD Malinau. Berdasarkan pantauan Benuanta, korban diduga kuat hanyut dan tenggelam di sungai tersebut sehingga ditemukan sudah dalam kondisi terbujur kaku.

Baca Juga :  Polres Malinau Kembali Tangkap Dua Pelaku Terduga Curanmor

“Selanjutnya pada pukul 19.20 WITA, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup serta unsur gabungan yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” pungkas Syahril. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *